Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Situasi Pulau Rempang Makin Memanas, Warga Tolak Kedatangan Ditpam BP Batam di Jembatan IV
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Selama Libur Panjang Idul Adha, Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 2.672 Vape Etomidate dan 2 Kg Ganja
2/Jun/2026
PT PMM Bantah 15 Kontainer Berisi Mineral Radioaktif: Ilmenit Sesuai Dokumen Ekspor
2/Jun/2026
Harga Pertamax Turbo di Batam Jadi Rp 19.700
2/Jun/2026
Raja Situmorang Ditangkap Polisi
2/Jun/2026
Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS
18/Mei/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Situasi Pulau Rempang Makin Memanas, Warga Tolak Kedatangan Ditpam BP Batam di Jembatan IV

Warga Minta Wali Kota Muhammad Rudi Temui Mereka

Oleh: redaksi Terbit: 21/Agu/2023

NewsNow.id, Batam – Situasi di Pulau Rempang, mulai memanas. Warga Melayu mulai melawan kebijakan BP Batam yang mereka sebut kebijakan zalim di pusaran rencana pembangunan kawasan Rempang Eco-City.

Kini warga Pulau Rempang, Galang, beramai-ramai berjaga di Jembatan IV Barelang untuk menolak kedatangan petugas Direktorat Pengamanan Aset BP Batam hari ini, Senin (21/08/2023) pagi.

“Dari BP Batam akan melakukan pengukuran tanpa sosialisasi lebih awal ke masyarakat,” kata Ketua LPM Rempang Cate, Syamsurizal yang berada di lokasi, dilansir dari BatamNow.com, Senin (21/08).

Pria yang akrab disapa Rizal ini menegaskan, warga ingin Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang turun langsung ke Rempang untuk berbicara dengan masyarakat yang direncanakan direlokasi dampak pengembangan kawasan Eco-City di sana.

Lihat Juga |  Cerita Kecerdasan Buatan Bikin Banyak Kesalahan saat Gantikan Jurnalis Tulis Berita

“Jangan ada dulu pengukuran sampai pak Wali bisa bertemu dengan warga,” tegasnya.

Saat ini, tambah Rizal, warga yang diperkirakan seribuan orang dan terus bertambah, akan tetap bertahan dan bersiaga di Jembatan IV yang menjadi pintu masuk ke Pulau Rempang itu. “Warga tetap bertahan sebelum mereka putar balik,” ucapnya.

Aksi penolakan oleh warga Rempang ini juga telah viral di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Inormasi diperoleh, warga berjaga di Jembatan IV sejak sekitar pukul 09.10 WIB masih tetap siaga di sana termasuk di pintu-pintu masuk ke kampung mereka.

Dalam video juga terlihat Tim Ditpam BP Batam didampingi pihak kepolisian.

“kita tidak setuju kampung kita di ukur kalau tidak ada surat dari BP Batam bahwa kampung kita tidak kena relokasi.karna kami seluruh RT RW sudah sepakat.di setiap kampung, Kompak selalu dan satu tekad kampung kita jangan di ukur dan di relokasi,” potongan sebagian pesan yang diteruskan ke grup-grup WhatsApp.

Lihat Juga |  Polemik Dana Haji, Pemerintah Patok Rp69 Juta Pakar Bilang Cukup Rp40 Juta

Beredar juga banyak potongan video yang menunjukkan warga Rempang beramai-ramai bersiaga di Jembatan IV yang dinamai Sultan Zainal Abidin serta pintu-pintu masuk ke kampung mereka. (*)

Baca Juga

Selama Libur Panjang Idul Adha, Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 2.672 Vape Etomidate dan 2 Kg Ganja

PT PMM Bantah 15 Kontainer Berisi Mineral Radioaktif: Ilmenit Sesuai Dokumen Ekspor

Harga Pertamax Turbo di Batam Jadi Rp 19.700

Raja Situmorang Ditangkap Polisi

Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok

Sumber: BatamNow.com
redaksi 21/Agu/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalInternasionalPeristiwaPilihan Redaksi

PT PMM Bantah 15 Kontainer Berisi Mineral Radioaktif: Ilmenit Sesuai Dokumen Ekspor

Editor Oleh: Editor 2/Jun/2026
Raja Situmorang Ditangkap Polisi
Selama Libur Panjang Idul Adha, Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 2.672 Vape Etomidate dan 2 Kg Ganja
Harga Pertamax Turbo di Batam Jadi Rp 19.700
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?