Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: PT MEG Datang di Pulau Rempang, Warga: Penghinaan Sangat Besar Jika Kampung Kami Digusur
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Polda Kepri, Ungkap 30 Kasus Narkoba
13/Feb/2026
Kebijakan Badan Pengusahaan (BP) Batam Berpotensi Rugikan PAD
13/Feb/2026
Awal Tahun 2026, Batam “Diguncang” Rentetan Kasus Pencabulan Anak
13/Feb/2026
Pemko Batam Kucurkan Puluhan Miliar Hibah ke Kejari Batam Tahun 2022-2026
12/Feb/2026
BP Batam Cawe-cawe Kelola Parkir Tepi Jalan Umum, Otoritas Pemko Dilucuti?
12/Feb/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

PT MEG Datang di Pulau Rempang, Warga: Penghinaan Sangat Besar Jika Kampung Kami Digusur

Oleh: redaksi Terbit: 23/Apr/2023
Ilustrasi. Gugusan Pulau Batam-Rempang-Galang. [Foto: Google Earth/ Diolah]

NewsNow.id, Batam – Warga Pulau Rempang, Kota Batam, kini seperti gusar ihwal PT Makmur Elok Graha (MEG) akan mengelola pulau itu.

Dilansir dari BatamNow.com, hal itu disampaikan Gerisman Ahmad, tatkala ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (21/04/2023). Ia adalah salah satu tokoh masyarakat Rempang.

Dari penjelasan mantan Kepala Desa Sijantung, Galang, Kota Batam tahun 1999 – 2003 itu sepertinya warga di Pulau Rempang, kini, “dihantui” isu relokasi di balik rencana anak perusahaan grup Artha Graha itu mengembangkan pulau tersebut.

“Pada prinsipnya, warga tidak keberatan dengan rencana PT MEG mengembangkan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru di Kota Batam,” kata Gerisman di awal penjelasannya.

Lihat Juga |  Buron WN Singapura Wenhai Guan Ditangkap Interpol di Kota Batam

Namun satu hal, katanya, jangan sampai terjadi relokasi terhadap warga dan kampung tempat lahir mereka yang dihuni turun temurun. “Penghinaan sangat besar jika kampung dan warga kami sampai digusur,” katanya.

Ia pun menjelaskan beberapa isyarat saat ditanya kemungkinan relokasi itu.

Jauh hari, ujar Gerisman, tanda-tanda akan relokasi itu sudah tercium sebelum peluncuran program pengembangan Pulau Rempang oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta. Pihak BP Batam dalam beberapa momen telah menyampaikan ke warga akan kehadiran PT MEG di Pulau Rempang.

Bahkan Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) telah mewanti-wanti warga akan masuknya PT MEG.

Lihat Juga |  Parkir Gratis Diduga Hasil Persekongkolan Beberapa Pihak dengan Oligarki
Peluncuran (Launching) Program Pengembangan Pulau Rempang di Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (12/04/2023). [Foto: Dok. BP Batam]

Namun dalam setiap forum pertemuan, katanya, narasi atau pesan yang digambarkan pihak BP Batam tak begitu konkret tentang kepastian nasib warga, kelak, begitu PT MEG mengelola pulau itu.

“Intinya, kami warga tempatan di sini keberatan jika sampai ada niat melakukan penggusuran kampung kami,” Gerisman Ahmad menegaskan.

Syamsul Rizal dipanggil Rizal yang ditemui ditempat terpisah, pun senada dengan Gerisman.

Diwawancarai wartawan media ini di kediamannya di Kertang dekat Jembatan IV, Rempang pada Jumat (21/04).

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Rempang Cate itu secara tegas menolak keras jika ada rencana merelokasi warga dan kampungnya atas hadirnya PT MEG.

Ia mendukung jika Pulau Rempang dikembangkan oleh BP Batam maupun PT MEG menjadi kawasan kekuatan ekonomi baru di Batam.

Lihat Juga |  Tukang Becak Bobol Tabungan Nasabah BCA Rp 345 Juta, Begini Kronologinya

Sebab, menurutnya, akan memberi dampak positif akan kemajuan warga di sana.

Namun ia mengingatkan, kehadiran PT MEG di Rempang jangan sampai mengusik keberadaan warga dengan kampungnya yang sudah dimukimi turun-temurun. “Kami dukung lahan-lahan kosong dikembangkan, asal bukan kampung kami,” ucapnya seperti mengingatkan dini.

123Selanjutnya

Baca Juga

Polda Kepri, Ungkap 30 Kasus Narkoba

Kebijakan Badan Pengusahaan (BP) Batam Berpotensi Rugikan PAD

Awal Tahun 2026, Batam “Diguncang” Rentetan Kasus Pencabulan Anak

Pemko Batam Kucurkan Puluhan Miliar Hibah ke Kejari Batam Tahun 2022-2026

BP Batam Cawe-cawe Kelola Parkir Tepi Jalan Umum, Otoritas Pemko Dilucuti?

redaksi 23/Apr/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalPilihan RedaksiPolitik

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan UGD RSUD Embung Fatimah Batam

Editor Oleh: Editor 10/Feb/2026
Petugas Damkar dan Warga Berjibaku Mengakses Titik Kebakaran di Bukit Hutan Mata Kucing
Training Leading Sales Team & Fundamental Funding Officer
Touring Lintas 13 Negara Menuju Tanah Suci, Gubernur Banten Lepas Tim Ekspedisi PWI Kepri
Terkait Status Lapak Parkir K Square Mall, Kadishub Batam Tidak Merespon Pesan Wali Kota Batam
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?