Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: PT MEG Datang di Pulau Rempang, Warga: Penghinaan Sangat Besar Jika Kampung Kami Digusur
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Perayaan HUT AKP2I Ke-11 Berlangsung Di Prama Hotel Sanur Bali
17/Okt/2026
PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
14/Sep/2026
Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum
11/Sep/2026
Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar
25/Jul/2026
Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam
26/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

PT MEG Datang di Pulau Rempang, Warga: Penghinaan Sangat Besar Jika Kampung Kami Digusur

Oleh: redaksi Terbit: 23/Apr/2023
Ilustrasi. Gugusan Pulau Batam-Rempang-Galang. [Foto: Google Earth/ Diolah]

Khawatir Sulit Beradaptasi Jika Direlokasi

Ia mengakui umumnya profesi atau kegiatan sehari-hari warga adalah nelayan, sehingga lebih banyak bermukim di pinggir pantai.

Itu juga salah satu kekhawatiran Gerisman, jika sampai kampung dan warga direlokasi.

Kelak, katanya, adaptasi kehidupan sehari-hari mereka akan menemui kendala di tempat baru dengan suasana baru apalagi lapak laut yang baru sebagai titik tangkapan ikan nelayan.

Sudah banyak contoh, ujarnya. Misal, warga dari kampung A direlokasi ke kampung X. Lapak laut tangkapan ikan masing-masing nelayan sudah punya area sendiri -sendiri sejak dulu lalu warga pendatang baru akan kesulitan mencari ikan di laut.

“Kami kan melautnya tak jauh-jauh seperti nelayan di pulau lain di Indonesia , jadi kalau direlokasi akan menyulitkan kehidupan warga,” kata Rizal.

Lihat Juga |  Anggota Provos Polisi Ngaku Diperas Oknum Polisi Penyidik Rp 100 Juta

Soal yang dikemukakan Gerisman dan Rizal hanya salah satu contoh kecil saja. “Belum lagi soal sejarah panjang hubungan sosial kekerabatan sesama mereka di 16 kampung yang menyatu dengan alam di sana,” kata Gerisman.

Bagaimanapun banyak konsekuensi dalam kehidupan mereka, jika kelak terjadi relokasi warga, maka mereka menolak jika rencana itu ada.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, menurut Gerisman dan Rizal, masyarakat bersama para tokoh masyarakat di Pulau Rempang akan mengadakan pertemuan dalam waktu dekat sempena halalbihalal. Tujuannya untuk menyamakan visi dan menentukan sikap mereka untuk tidak direlokasi.

Bahkan menurut Rizal, pasca pertemuan nanti, sejumlah masyarakat Pulau Rempang akan berupaya menemui Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dan kemungkinan menteri terkait lainnya menyampaikan aspirasi mereka.

Lihat Juga |  DPR Akan Undang Romo Paschal yang Dipolisikan Pejabat BIN di Kepri
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri), Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni (tengah) dan Kepala BP Batam Muhammad Rudi (kanan). [Foto: Dok. BP Batam]

Sebagaimana ramai diberitakan, peluncuran program Pulau Rempang sebagai pengembahan perekonomian baru di Batam digelar di Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (12/04).

PT MEG kembali ke Rempang setelah 16 tahun sempat tertunda.

Peluncuran program itu sekaligus penyerahan SK HPL kawasan Rempang oleh Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni kepada Kepala BP Batam Muhammad Rudi, disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.

Menurut Rudi, BP Batam bakal menjadikan Pulau Rempang sebagai The New Engine of Indonesian’s Economic Growth dengan konsep “Green and Sustainable City”. Katanya, target investasi di pulau itu mencapai Rp 381 triliun dan akan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 306 ribu orang. (*)

Sebelumnya123

Baca Juga

Perayaan HUT AKP2I Ke-11 Berlangsung Di Prama Hotel Sanur Bali

PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang

Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum

Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar

Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam

redaksi 23/Apr/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?