Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Situasi Pulau Rempang Makin Memanas, Warga Tolak Kedatangan Ditpam BP Batam di Jembatan IV
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun
17/Apr/2026
Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang
17/Apr/2026
Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan
17/Apr/2026
Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M
17/Apr/2026
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
16/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Situasi Pulau Rempang Makin Memanas, Warga Tolak Kedatangan Ditpam BP Batam di Jembatan IV

Warga Minta Wali Kota Muhammad Rudi Temui Mereka

Oleh: redaksi Terbit: 21/Agu/2023

NewsNow.id, Batam – Situasi di Pulau Rempang, mulai memanas. Warga Melayu mulai melawan kebijakan BP Batam yang mereka sebut kebijakan zalim di pusaran rencana pembangunan kawasan Rempang Eco-City.

Kini warga Pulau Rempang, Galang, beramai-ramai berjaga di Jembatan IV Barelang untuk menolak kedatangan petugas Direktorat Pengamanan Aset BP Batam hari ini, Senin (21/08/2023) pagi.

“Dari BP Batam akan melakukan pengukuran tanpa sosialisasi lebih awal ke masyarakat,” kata Ketua LPM Rempang Cate, Syamsurizal yang berada di lokasi, dilansir dari BatamNow.com, Senin (21/08).

Pria yang akrab disapa Rizal ini menegaskan, warga ingin Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang turun langsung ke Rempang untuk berbicara dengan masyarakat yang direncanakan direlokasi dampak pengembangan kawasan Eco-City di sana.

Lihat Juga |  Cara Lapor NIK yang Digunakan Orang Lain untuk Pinjol dan Kartu SIM

“Jangan ada dulu pengukuran sampai pak Wali bisa bertemu dengan warga,” tegasnya.

Saat ini, tambah Rizal, warga yang diperkirakan seribuan orang dan terus bertambah, akan tetap bertahan dan bersiaga di Jembatan IV yang menjadi pintu masuk ke Pulau Rempang itu. “Warga tetap bertahan sebelum mereka putar balik,” ucapnya.

Aksi penolakan oleh warga Rempang ini juga telah viral di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Inormasi diperoleh, warga berjaga di Jembatan IV sejak sekitar pukul 09.10 WIB masih tetap siaga di sana termasuk di pintu-pintu masuk ke kampung mereka.

Dalam video juga terlihat Tim Ditpam BP Batam didampingi pihak kepolisian.

“kita tidak setuju kampung kita di ukur kalau tidak ada surat dari BP Batam bahwa kampung kita tidak kena relokasi.karna kami seluruh RT RW sudah sepakat.di setiap kampung, Kompak selalu dan satu tekad kampung kita jangan di ukur dan di relokasi,” potongan sebagian pesan yang diteruskan ke grup-grup WhatsApp.

Lihat Juga |  Firli Bahuri Minta Diperiksa Penyidik Polda di Bareskrim

Beredar juga banyak potongan video yang menunjukkan warga Rempang beramai-ramai bersiaga di Jembatan IV yang dinamai Sultan Zainal Abidin serta pintu-pintu masuk ke kampung mereka. (*)

Baca Juga

Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun

Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang

Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan

Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M

Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan

Sumber: BatamNow.com
redaksi 21/Agu/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisInternasionalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Kasus BizChannel Meluas, Tiga Perusahaan di Batam Alami Transaksi Mencurigakan, Kerugian Mencapai Rp 750 Juta.

Editor Oleh: Editor 12/Apr/2026
Diduga Transaksi Ilegal Melalui BizChannel, PT XSS Rugi Rp 1,86 Miliar
Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?