Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Menkominfo Johnny G Plate Ditahan, Dua Menteri NasDem Lainnya Bakal Mundur?
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gadai Emas di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir
13/Jun/2026
Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap
13/Jun/2026
Label “Blacklist” Berujung Laporan Polisi, Lintong Tegaskan Semua Warga Setara di Mata Hukum
13/Jun/2026
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
11/Jun/2026
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
11/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Menkominfo Johnny G Plate Ditahan, Dua Menteri NasDem Lainnya Bakal Mundur?

Oleh: redaksi Terbit: 17/Mei/2023
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate berada di mobil tahanan Kejaksaan Agung dengan mengenakan rompi tahanan saat keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Rabu (17/5/2023). [Foto: Tempo.co]

BatamNow.com, Jakarta – Penahanan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate, merupakan upaya dari Kejaksaan Agung untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek penyediaan infrastruktur BTS 4G beserta infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, 5 BAKTI Kominfo tahun 2020-2022 yang merugikan negara mencapai Rp 8 triliun. Saat ini, Johnny Plate ditahan di Rutan Salemba.

Banyak pihak menilai penetapan tersangka ini juga memiliki motif politis, lantaran Menkominfo adalah Sekretaris Jenderal Partai NasDem pimpinan Surya Paloh yang telah mengambil ‘jalan lain’ alias tak lagi seirama dengan koalisi partai politik pendukung pemerintah saat ini, yaitu mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 nanti.

Disinyalir ditahannya Johnny Plate bakal membuat hubungan Pemerintah dengan Partai NasDem kian memburuk. Bukan tidak mungkin dua menteri asal NasDem lainnya, Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian) dan Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) akan ikutan mundur atau disuruh mundur oleh ‘Big Boss’.

Lihat Juga |  INSA Nilai Urgen Pembentukan Badan Tunggal Penjaga Laut dan Pantai

“Kita patut mengapresiasi kerja Kejagung yang langsung menetapkan Menkominfo sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Ini tentu menandakan ada keseriusan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini yang telah mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 8 triliun,” kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman, dikutip dari BatamNow.com, di Jakarta, Rabu (17/5/2023).

Selain itu, dengan ditahannya Johnny Plate, Boyamin berharap penyidikan bisa lebih cepat dilakukan, sehingga proyek tersebut bisa dilanjutkan kembali. “Proyek BTS 4G itu menyangkut hajat hudup orang banyak, jadi harus diteruskan,” tukasnya.

Soal kemungkinan dua menteri asal NasDem akan mundur atau juga diminta mundur, Boyamin mengatakan, itu tergantung kebijakan di internal. NasDem.

Lihat Juga |  Mafia Impor 914 Kontainer Limbah Elektronik Ilegal yang masuk ke Batam, Sulit Disentuh Penegak Hukum Pidana Lingkungan Indonesia

“Yang pasti, penetapan Johnny Plate sebagai tersangka bukan karena like or dislike dengan NasDem, tapi karena yang bersangkutan diduga melakukan korupsi. Kalaupun itu membuat hubungan dengan NasDem makin renggang, ya itu sah-sah saja. Karena Johnny kan duduk sebagai orang nomor dua di DPP NasDem,” jelasnya.

Sementara itu, Adnan Topan Husodo peneliti senior di Visi Integritas mengaku, soal kemungkinan mundurnya dua menteri asal NasDem lainnya terkait kasus Johnny Plate, belum bisa berkomentar banyak.

“Saya melihat penahanan Johnny Plate sejauh ini murni karena dugaan tindak pidana korupsi, bukan karena direshuffle. Mungkin kalau dia (Johnny) direshuffle akan lain ceritanya,” kata Topan, melalui sambungan telepon, hari ini.

Lihat Juga |  Terdakwa Mahmoud Mangkir Lagi dari Sidang Putusan, Hakim PN Batam Tak Perintahkan Penahanan

Namun, kalau itu sampai dilakukan, dengan kata lain dua menteri asal NasDem diminta mundur oleh Ketumnya, maka bisa dikatakan partai tersebut tidak dewasa dalam berpolitik. “Karena kan sudah jelas, penetapan Johnny Plate pun tidak ujug-ujug dilakukan, melainkan telah melalui suatu proses pemeriksaan yang panjang,” tukas Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) periode 2015-2022 ini. (RN)

Baca Juga

Gadai Emas di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap

Label “Blacklist” Berujung Laporan Polisi, Lintong Tegaskan Semua Warga Setara di Mata Hukum

Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

Perbaikan Pipa DN 800mm Belum Rampung hingga Siang Ini, Setelah Bocor Lagi Kemarin

redaksi 17/Mei/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisHukum & KriminalPilihan RedaksiPolitikTeknologi

PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang

Editor Oleh: Editor 11/Jun/2026
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap
Sidang Kasus Kematian LC di Batam: Saksi Sebut Ada Video Rekayasa Sebelum Korban Dianiaya
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?