Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
11/Jun/2026
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
11/Jun/2026
Perbaikan Pipa DN 800mm Belum Rampung hingga Siang Ini, Setelah Bocor Lagi Kemarin
11/Jun/2026
PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang
11/Jun/2026
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
11/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri

Oleh: Editor Terbit: 11/Jun/2026
Polisi mengevalkuasi jenazah anak SMP yang ditemukan tewas gantung diri.

NewsNow.Id, Batam – Warga Kampung Tengah, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, dikejutkan dengan kabar meninggalnya seorang pelajar SMP, Kamis (11/6) pagi. Samuel Hasibuan, siswa kelas IX SMP Negeri di Nongsa, ditemukan tewas tergantung di kamar lantai atas rumahnya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh ibu korban. Sebelumnya, keluarga sempat mencari keberadaan Samuel karena tidak berada di tempat tidur dan tidak dapat dihubungi.

Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rayhan Aditya Ramadhan, menjelaskan sekitar pukul 06.00 WIB ibu korban menyadari Samuel tidak lagi berada di tempat tidurnya. Ia kemudian berupaya menghubungi anaknya melalui telepon, namun tidak mendapat respons.

“Korban beberapa kali dihubungi, tetapi tidak bisa dihubungi. Sekitar pukul 07.30 WIB, ibu korban naik ke kamar lantai atas untuk memastikan keberadaan korban,” ujar Rayhan.

Lihat Juga |  Rikson Tampubolon: Pemuda Gereja Harus Jadi Penggerak Toleransi di Kota Batam

Sesampainya di kamar, ibu korban mendapati Samuel sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali yang terikat pada kayu plafon rumah. Melihat kondisi tersebut, ibu korban langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Teriakan itu mengundang perhatian warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Beberapa warga kemudian datang membantu dan melepaskan ikatan tali yang melilit leher korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polresta Barelang dan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Bekas luka yang ditemukan pada leher korban dinyatakan konsisten dengan jeratan tali akibat posisi tubuh yang tergantung.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Luka pada leher sesuai dengan jeratan tali akibat gantung diri,” jelas Rayhan.

Lihat Juga |  Lucu! Kasus 303, Hakim Vonis Kasir Judi 16 Bulan Penjara Tapi Pemiliknya Cuma 12 Bulan

Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya karena persoalan pribadi yang berkaitan dengan masalah keluarga. Namun, dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan sejumlah saksi dan pengumpulan keterangan lainnya.

“Kami menduga ada permasalahan pribadi yang menjadi pemicu. Namun hal itu masih dalam pendalaman,” tambahnya.

Rayhan juga menyebut pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang diserahkan kepada penyidik.

“Keluarga menolak untuk diautopsi,” tegas Rayhan.

Salah seorang warga, Sigit, terkejut saat mengetahui kabar tersebut. Menurutnya, Samuel masih berstatus pelajar dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.

“Kami semua kaget mendengar kejadian ini. Korban masih sekolah dan sehari-hari biasa saja seperti anak-anak seusianya,” kata Sigit.

Lihat Juga |  10 Lapas di Indonesia Over Capacity Hingga 400 Persen Lebih

Hingga kini, kepolisian masih melengkapi administrasi penyelidikan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. (Int)

Sumber : https://metropolis.batampos.co.id/

Baca Juga

Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

Perbaikan Pipa DN 800mm Belum Rampung hingga Siang Ini, Setelah Bocor Lagi Kemarin

PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang

Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.

Sidang Kasus Kematian LC di Batam: Saksi Sebut Ada Video Rekayasa Sebelum Korban Dianiaya

Editor 11/Jun/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Sidang Kasus Kematian LC di Batam: Saksi Sebut Ada Video Rekayasa Sebelum Korban Dianiaya

Editor Oleh: Editor 9/Jun/2026
PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?