Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Ketua Asosiasi Bupati Papua Pegunungan Tegas Tuntaskan Kerusuhan Wamena
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Polda Kepri, Ungkap 30 Kasus Narkoba
13/Feb/2026
Kebijakan Badan Pengusahaan (BP) Batam Berpotensi Rugikan PAD
13/Feb/2026
Awal Tahun 2026, Batam “Diguncang” Rentetan Kasus Pencabulan Anak
13/Feb/2026
Pemko Batam Kucurkan Puluhan Miliar Hibah ke Kejari Batam Tahun 2022-2026
12/Feb/2026
BP Batam Cawe-cawe Kelola Parkir Tepi Jalan Umum, Otoritas Pemko Dilucuti?
12/Feb/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Ketua Asosiasi Bupati Papua Pegunungan Tegas Tuntaskan Kerusuhan Wamena

Oleh: redaksi Terbit: 2/Mar/2023
Ketua Asosiasi Bupati Papua Pegunungan yang juga Bupati Yakuhimo, Didimus Yahuli SH. [Foto: Dok. Pribadi]

NewsNow.id, Jakarta – Penyelesaian kerusuhan yang terjadi di Kota Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, tidak boleh berlarut. Akan sesegera mungkin diselesaikan.

Penegasan itu disampaikan Ketua Asosiasi Bupati Papua Pegunungan yang juga Bupati Yakuhimo, Didimus Yahuli SH dalam keterangan persnya, Rabu (1/3/2023). “Kami akan bahas persoalan ini dan meminta masyarakat untuk bersabar. Pada saatnya nanti kami akan sampaikan secara terbuka,” kata Didimus Yahuli.

Di hadapan ribuan warga, termasuk keluarga korban pada kerusuhan tersebut, saat proses mediasi oleh empat penjabat daerah di wilayah Provinsi Papua Pegunungan, yang diadakan di Lapangan Pendidikan Wamena, Jayawijaya, Selasa kemarin, Didimus menyampaikan, sebagai pemerintah daerah, ia bersama para bupati lainnya menyampaikan turut berbelasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden tersebut. Baginya, setiap nyawa manusia sangatlah berharga.

Lihat Juga |  Ferdy Sambo Jawab Kamaruddin Simanjuntak Soal Judi Online, Narkoba & Penyidik Berpihak

“Ke depan, peristiwa tersebut tidak boleh terulang lagi di seluruh Papua Pegunungan. Semua orang harus mengedepankan kedamaian, kasih, dan wajib menghormati umat manusia siapapun di muka bumi ini,” ujar politisi Partai NasDem ini.

Didimus juga meminta aparat keamanan lebih mengedepankan standar operasional prosedural (SOP) secara baik, guna menghindari jatuhnya korban jiwa dari masyarakat, seperti pada kerusuhan di Wamena tersebut.

Disepakati pula, baik komponen masyarakat maupun keluarga korban untuk memberi rasa keadilan, maka penyelesaian insiden ini dilakukan juga dengan hukum nasional atau hukum positif, selain hukum adat.

Hal lain, dari hasil investigasi yang dilakukan penembakan adalah oknum polisi, bukan kepolisian secara institusi. Karenanya, Didimus meminta masyarakat untuk setop menyalahkan lembaga kepolisian. “Polisi itu identik dengan masyarakat dan ada dalam keseharian hidup warga. Jadi, jangan hanya karena satu atau dua orang oknum, lantas institusinya dideskreditkan,” pintanya.

Lihat Juga |  BRK Syariah Teken PKS dengan Kejaksaan di Kepri untuk wujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Terakhir, Didimus memastikan baik dirinya maupun Bupati Lanny Jaya, Bupati Nduga, Bupati Jayawijaya serta Penjabat Gubernur Papua Pegunungan akan memperhatikan aspirasi masyarakat soal tuntutan keluarga korban secara terukur dan rasional.

“Kami berharap masyarakat Papua Pegunungan bisa bersabar dan menunggu jawaban dari kami. Kami akan coba perjuangkan yang terbaik apa yang menjadi aspirasi warga, meski mungkin tidak bisa memuaskan secara menyeluruh,” tukasnya.

Nantinya, lanjut Didimus, hasil rembukan dengan para bupati dan penjabat Gubernur Papua Pegunungan serta masing-masing Forkopimda akan diserahkan kepada Bupati Lanny Jaya untuk selanjutnya dikomunikasikan kepada masyarakat menjembatani semua.

Proses mediasi itu selain Didimus, turut hadir Pj Gubernur Papua Nikolaus Kondomo, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, Pj Bupati Nduga Namia Gwijangge, Sekda Lanny Jaya Tedien Wenda dan mantan Bupati Lanny Jaya, Beffa Yigibalom.

Lihat Juga |  Langgar Konvensi Basel, 914 Kontainer Limbah Elektronik Ilegal AS Masih Bertahan di Batam

Dalam mediasi tersebut, secara terang-terangan, keluarga korban kerusuhan meminta penyelesaian kasus diproses secara adat. Mereka menuntut denda adat berupa ganti rugi Rp 5 miliar dan 30 ekor babi untuk setiap korbannya dan Rp 1 miliar untuk korban luka-luka. (RN)

Baca Juga

Polda Kepri, Ungkap 30 Kasus Narkoba

Kebijakan Badan Pengusahaan (BP) Batam Berpotensi Rugikan PAD

Awal Tahun 2026, Batam “Diguncang” Rentetan Kasus Pencabulan Anak

Pemko Batam Kucurkan Puluhan Miliar Hibah ke Kejari Batam Tahun 2022-2026

BP Batam Cawe-cawe Kelola Parkir Tepi Jalan Umum, Otoritas Pemko Dilucuti?

redaksi 2/Mar/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalPilihan RedaksiPolitik

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan UGD RSUD Embung Fatimah Batam

Editor Oleh: Editor 10/Feb/2026
Petugas Damkar dan Warga Berjibaku Mengakses Titik Kebakaran di Bukit Hutan Mata Kucing
Training Leading Sales Team & Fundamental Funding Officer
Touring Lintas 13 Negara Menuju Tanah Suci, Gubernur Banten Lepas Tim Ekspedisi PWI Kepri
Terkait Status Lapak Parkir K Square Mall, Kadishub Batam Tidak Merespon Pesan Wali Kota Batam
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?