Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Kababinkum TNI Laksma Kresno Buntoro: Jabatan Hanya Titipan Allah SWT
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Cegah Perpecahan, Warga Demak di Batam Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Bersama Polda Kepri
30/Okt/2026
Polemik Ayu Aulia Menggantung? Ketua PWI Batam Desak Klarifikasi Resmi PWI Kepri
23/Okt/2026
DLKR/DLKP Batam Masih di-Review? Saksi KSOP Beri Keterangan di Sidang PT MIS
22/Okt/2026
Mahasiswa ITEBA Di-DO, Kevin Mengadu ke PWI Kepri, Rektor Ajukan Rekonvensi Rp1,35 Miliar
22/Okt/2026
Terdakwa Kera
22/Okt/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Kababinkum TNI Laksma Kresno Buntoro: Jabatan Hanya Titipan Allah SWT

Oleh: redaksi Terbit: 11/Apr/2023
Kepala Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Kresno Buntoro SH LLM PhD. [Foto: ist]

NewsNow.id, Jakarta – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melalui Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/338/III/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang ditetapkan di Jakarta pada Rabu (29/3/2023), telah melakukan mutasi jabatan dilingkup TNI.

Salah satu yang mendapat promosi jabatan adalah Laksamana Pertama (Laksma) TNI Kresno Buntoro SH LLM PhD, yang dipercaya sebagai Kepala Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI, menggantikan Mayjen TNI Agus Dhani Mandaladikari. Jabatan barunya tersebut diemban mulai 29 Maret 2023.

Bagi Kresno, jabatan itu adalah titipan Allah SWT. “Setiap jabatan yang diberikan merupakan titipan Allah SWT, di mana kita dituntut bertanggung jawab dan memberikan yang terbaik selama menjalaninya,” ujarnya.

Dalam menjalani kariernya, tantangan pasti ada. Justru itu menjadi challenge yang harus dijawab dengan kesungguhan dan kerja keras. “Pastilah, makin tinggi jabatan, semakin besar juga tantangannya. Tapi kalau kita bekerja dengan cerdas, keras, dan ikhlas, insya Allah tantangan apapun akan bisa dihadapi,” tukas Ketua Dewan Pakar Ikatan Alumni Fakultas Hukum (IKA FH) Undip ini.

Laksma TNI Kresno Buntoro dalam sebuah event IKA Undip di Sentul, Jawa Barat. [Foto: ist]

Jabatan yang baru ini bukan bidang yang asing bagi dirinya. “Kita akan melakukan pembinaan hukum lebih massif lagi, tidak hanya pada jajaran TNI, tapi juga masyarakat luas. Sebab, hukum merupakan panglima di negara ini. Dan, itu harus ditaati dan ditegakkan, bukan dilanggar. Siapapun yang melanggar hukum yang harus diberi punishment,” serunya.

Lihat Juga |  Uang Seorang Pengusaha Rp4,38 Miliar Raib dalam 40 Menit

Menurutnya, hukum diciptakan untuk melahirkan ketertiban. Karena tanpa hukum, kehidupan bisa berjalan seenaknya dan semaunya saja. “Kita juga akan melakukan pengkajian dan pemuktahiran dari produk-produk hukum, terkhusus kepada TNI, tentunya dengan mengikuti perkembangan zaman,” ungkapnya.

Laksma TNI Kresno Buntoro berkeyakinan mampu berkiprah lebih luas lagi dan memberikan sumbangsih terbaik untuk TNI, bangsa dan negara.

Laksma TNI Kresno Buntoro bersama Angkatan Laut Inggris dipimpin oleh Laksma Peter Bowers membahas penerapan UNCLOS pada operasi militer. [Foto: ist]]

Sebelumnya, Kresno menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pembinaan Hukum Tentara Nasional Indonesia sejak 23 Juni 2021.

Perjalanan karier Kresno dibilang cemerlang dengan sejumlah posisi strategis yang pernah ia duduki yakni, Kepala Dinas Hukum Angkatan Laut (2018-2021), Anggota Panitia Kerja pembuatan PP tentang ALKI, PP tentang Koordinat Garis Pangkal Kepulauan, PP tentang Lintas Damai, RUU tentang Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Perairan Indonesia dan Penegakan Hukum, hingga UU tentang Pertahanan.

Lihat Juga |  Warga Rempang Lanjutkan Perjuangan di Aksi Kamisan di Depan Istana

Tak hanya itu, pengabdiannya dalam dunia pendidikan pun bisa dikatakan moncer. Tercatat, ia menjadi pengajar di sejumlah universitas bonafide di negeri ini antara lain, Universitas Indonesia, Sekolah Tinggi Teknik Angkatan Laut (STTAL), Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut , Universitas Esa Unggul, dan Universitas Veteran Jakarta (UPN).

Sosok pria yang dikenal low profile dan bersahaja ini mengenyam pendidikan hukum dengan peminatan Hukum Internasional di Universitas Diponegoro, Semarang, meraih gelar Master of Laws in Public International Law dari University of Nottingham, United Kingdom, dan gelar Doktor di bidang Ocean and Transnational Security dari University of Wollongong, Australia.

Pria kelahiran 26 Juni 1967 ini juga telah mengikuti sejumlah pendidikan di dunia kemiliteran seperti, Sepamilsuk Bea Siswa ABRI II (1989), Kursus Penyidik di Laut (1992), Pendidikan Militer II (1996), Dikpangfung Banmin (1997), Kursus Jabatan Oditur Militer (1997), Dispute Settlement Course Clingendale, Netherland Diklapa II (2002), (1998), dan Seskoal Dikreg XLII (2004), Kursus Pelatihan HAM dan Humaniter (2006), Kursus Diplomasi (2010), Boundary Training Program on Maritime Boundaries Delimitation (2011), Maritime Security Course, NPS Montery, US (2014), Flag Officer Course Program (US Naval War College – 2019).

Lihat Juga |  Ketika Investasi Melejit, Warga Batam Menjerit: Butuh Air, Air, Air

Sederet prestasi telah ia raih selama menjalani kariernya, baik penempatan di dalam maupun luar negeri. Beberapa kali ia ditugaskan sebagai delegasi perundingan, kerja sama dan dalam tingkat nasional maupun internasional. Pun, sejumlah pertemuan internasional pernah diikutinya di antaranya, Pertemuan informal Penetapan ALKI dengan Amerika Serikat, Australia, Inggris, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, IMO, dan IHO, Sidang International Maritime Organization, Sidang International Maritime Organization dan International Hydrographic Organization. (RN)

Baca Juga

Cegah Perpecahan, Warga Demak di Batam Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Bersama Polda Kepri

Polemik Ayu Aulia Menggantung? Ketua PWI Batam Desak Klarifikasi Resmi PWI Kepri

DLKR/DLKP Batam Masih di-Review? Saksi KSOP Beri Keterangan di Sidang PT MIS

Mahasiswa ITEBA Di-DO, Kevin Mengadu ke PWI Kepri, Rektor Ajukan Rekonvensi Rp1,35 Miliar

Terdakwa Kera

redaksi 11/Apr/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?