Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Di Balik Sukses iCraft 2023, Kerja Bareng IKA Undip DKI, Adiwastra dan Kreasia Foundation
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS
18/Mei/2026
Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok
18/Mei/2026
Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi
18/Mei/2026
Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam
18/Mei/2026
Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi
13/Mei/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Di Balik Sukses iCraft 2023, Kerja Bareng IKA Undip DKI, Adiwastra dan Kreasia Foundation

Oleh: redaksi Terbit: 10/Apr/2023
Pameran iCraft 2023 di Jakarta Convention Center, Senayan, 5-9 April 2023. [Foto: Dok. IKA Undip DKI]

NewsNow.id, Jakarta – Di balik kesuksesan penyelenggaraan iCraft 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, 5-9 April 2023, ada kolaborasi apik antara Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) DKI Jakarta dengan PT Adiwastra Mitra Kinarya dan Kreasia Foundation.

Pameran bertema “Kriya Indonesia dalam Era Ekonomi Digital” itu diikuti oleh sekitar 120-an peserta, yang menampilkan berbagai produk kerajinan Indonesia seperti dekorasi rumah tangga, kriya wastra adati yang meliputi batik, tenun, songket, dan fashion. Ada juga kerajinan kayu, anyaman, dan perhiasan etnik tradisional.

Secara resmi acara dibuka oleh Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian Reni Yanita, pada Rabu (5/4/2023). “Pameran ini tidak hanya membantu pelaku UMKM sektor kerajinan dan kriya untuk terus bertumbuh, tetapi sekaligus mendorong generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai produk kerajinan Indonesia,” kata Reni.

Lihat Juga |  Setara Institute: Meski Vonis Sambo Setimpal, Namun Hukuman Mati Tetap Melanggar HAM

Sementara itu, Ketua Penyelenggara iCraft 2023 Lalita Nerisa Soerjo Soejarso mengatakan, iCraft 2023 merupakan salah satu upaya mengangkat produk kerajinan asli Indonesia agar lebih dikenal masyarakat luas bahkan mendunia. “Kita memiliki banyak kearifan lokal, produk-produk kerajinan yang sangat indah dan memiliki potensi ekonomi yang tinggi,” kata Lalita.

Pada bagian lain, Koeshartanto Wakil Ketua DPD IKA Undip DKI Jakarta mengatakan, ini untuk kedua kalinya DPD IKA Undip DKI ikut mendukung acara tersebut. “Kami ikut membantu mencarikan sponsor dan juga melibatkan para alumni yang bergerak di bidang UMKM,” tutur Mas Koes–sapaan akrab mantan Direktur SDM PT Pertamina (Persero) ini, kepada NewsNow.id, di Jakarta, Senin (10/4/2023).

Tak hanya berpameran, sambung Mas Koes, para pelaku UMKM juga diberi pembekalan dan dijembatani dengan BUMN terkait pembinaannya kedepan. “Banyak para alumni IKA Undip yang ikut serta dalam pameran tersebut,” tukasnya.

Lihat Juga |  Pertumbuhan Ekonomi Anambas Tertinggi di Kepri, Batam Lokomotif Ekonomi Nasional

Diskusi yang menampilkan Gusti Kanjeng BRAA Paku Alam yang juga President Traditional Tekstil Asia Tenggara dengan para pengrajin telah memperkaya khasanah dari peserta pameran. “Beliau sangat concern dan supports terhadap batik/tenun tradisional Indonesia untuk lebih mendunia,” seru Mas Koes.

Dirinya juga mengapresiasi dukungan dan keterlibatan dari Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, pemerintah daerah, PT Pertamina (Persero), PT Jasa Marga (Persero), dan pihak swasta lainnya.

“Kami berharap melalui pameran ini, para pelaku UMKM di bidang kerajinan dam interior kian bersemangat dalam mendorong produk-produknya masuk pasar global. Produk-produk kita banyak diminati oleh negara lain. Itu kesempatan dan peluang yang harus dimanfaatkan,” seru Mas Koes.

Dijelaskan, pameran iCraft merupakan pameran interior dan kerajinan yang sudah berlangsung sejak tahun 2001. Ini merupakan ajang uji petik pasar bagi para kreator dan perajin nasional untuk memacu inovasi baru dan ide kreatif dari para perajin dalam meningkatkan kualitas serta desain demi memenuhi kepuasan konsumen di era milenial ini.

Lihat Juga |  Seminar Nasional Peradi-UKI, Prof Otto Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi UU TPKS

Tujuan dari pameran ini antara lain untuk meningkatkan momentum kebangkitan kriya Indonesia dalam era ekonomi digital, di mana batik Indonesia saat ini telah mendapatkan pengakuan dunia sebagai salah satu warisan budaya tak benda.

Selain pameran, juga dimeraihkan berbagai lomba yakni, lomba lukis tas anyaman pandan yang terbuka untuk masyarakat umum bekerjasama dengan komunitas ibu-ibu lansia Yogyakarta. Ada juga lomba foto kerajinan Nusantara dan warisan budaya Indonesia guna menambah minat generasi muda mengenal kerajinan dan budaya Indonesia. (RN)

Baca Juga

Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS

Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok

Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi

Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam

Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi

redaksi 10/Apr/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?