Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam
26/Jun/2026
Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara
26/Jun/2026
Tarif Penyeberangan Batam-Bintan Diskon hingga 30 Persen, Periode 20 Juni-5 Juli 2026
26/Jun/2026
Di Tengah Turunnya Daya Saing Indonesia di IMD WCR, Dr Ampuan Situmeang SH MH Pertanyakan Kenaikan Tarif Peti Kemas
26/Jun/2026
Gadai Emas Jadi Primadona, BRK Syariah Tingkatkan Standar Keahlian Penaksir Jaminan Emas (Rahn)
26/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi

Oleh: Editor Terbit: 13/Mei/2026
Air keruh yang keluar dari keran saluran SPAM jaringan perpipaan di rumah warga Perumahan Pesona Bukit Laguna.

Newsnow.id, Batam – Kesabaran warga Perumahan Pesona Bukit Laguna 1 dan 2, Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam telah memuncak akibat persoalan air minum jaringan perpipaan yang tak kunjung teratasi.

Perwakilan warga berencana mendatangi kantor PT Air Batam Hilir (PT ABHi) pada Rabu (13/05/2026) esok, untuk memprotes langsung terkait distribusi air yang sering mati, tidak lancar, hingga kualitas yang keruh bila mengalir.

Selama bertahun-tahun, warga mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air dari jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Berbagai keluhan disebut telah disampaikan, termasuk melalui surat resmi kepada PT ABHi, namun hingga kini belum ada perubahan signifikan.

Ketua RT 04, Putra Kelana membenarkan rencana warga mendatangi kantor PT ABHi besok.

Lihat Juga |  Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra akan Jabat Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Ex-Officio

“Kami akan ke kantor PT ABHi besok, karena sudah tidak tahan dengan penderitaan selama ini, janji ke janji perbaikan saja yang kami terima,” kata Putra kepada Newsnow.id.

Menurutnya, warga ingin meminta kepastian terkait pasokan air minum perpipaan yang normal dan layak digunakan di lingkungan mereka.

“Setelah dua bulan lamanya, surat pengaduan kami tidak digubris, kami akan melaporkan kesusahan air yang kami terima selama ini,” ujarnya.

Sebelumnya PT ABHi Sebut Akan Evaluasi

Sebelumnya, Humas PT ABHi, Ginda Alamsyah, pada 28 April 2026 menyampaikan bahwa pihaknya bersama BP Batam telah melakukan evaluasi terhadap jaringan distribusi air serta upaya peningkatan suplai ke wilayah Bukit Laguna 2.

Lihat Juga |  Selamatkan Rp808 Juta Hak Masyarakat; Ombudsman Tangani 156 Laporan

Namun warga menilai pernyataan tersebut belum dibuktikan dengan tindakan nyata di lapangan.

“Hingga kini tidak ada yang datang ke perumahan kami ini untuk sekedar ngecek,” kata Putra.

Warga Khawatir Air Keruh dan Diduga Berminyak

Selain pasokan air yang sering mati, warga juga mengeluhkan kondisi air yang terkadang berwarna kecoklatan, keruh, dan diduga sedikit berminyak.

Air tersebut, menurut warga, kerap ditampung di ember maupun bak penampungan rumah tangga dan menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi keluarga yang memiliki bayi dan anak kecil.

“Umpamanya hari ini sedikit bersih, besok kotor lagi, itulah yang kami alami selama ini. Warga di sini sudah mulai khawatir untuk menggunakannya apalagi ada anak bayi di rumahnya,” ujar Putra.

Lihat Juga |  Putusan MK: Belum 40 Tahun Asal Pernah Kepala Daerah Bisa Ikut Pilpres

Air Sering Mati, Tagihan Justru Membengkak

Keluhan lain yang turut disoroti warga adalah lonjakan tagihan air meski distribusi air dinilai tidak lancar.

Menurut Putra, sejumlah warga tetap menerima tagihan hingga ratusan ribu rupiah per bulan meski air sering tidak mengalir.

“Warga yang mengalami air yang sering mati, namun tagihan melonjak hingga Rp 200 ribu/bulan, akan ikut juga besok,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi lanjutan yang dikirim BatamNow.com kepada Humas PT ABHi maupun Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum dan Fasilitas Lingkungan (BU SPAM dan Fasling) BP Batam, Iyus Rusmana belum direspons. (A)

Baca Juga

Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam

Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara

Tarif Penyeberangan Batam-Bintan Diskon hingga 30 Persen, Periode 20 Juni-5 Juli 2026

Di Tengah Turunnya Daya Saing Indonesia di IMD WCR, Dr Ampuan Situmeang SH MH Pertanyakan Kenaikan Tarif Peti Kemas

Gadai Emas Jadi Primadona, BRK Syariah Tingkatkan Standar Keahlian Penaksir Jaminan Emas (Rahn)

Editor 13/Mei/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalPeristiwa

Tragis, Pemuda Tewas Dikeroyok Anggota Ormas di Siantar

Editor Oleh: Editor 22/Jun/2026
PNBP Tertinggi BP Batam dari Usaha Air Minum: Hantarkan BP Batam ‘Mandiri Fiscal’
Sthefani: Anggaran BP Batam Masuk Mekanisme APBN, Meski Pendanaan Berbasis PNBP
Jadi Tersangka Usai Berulang Kali Aniaya Anak
Kebijakan BP Batam di Kenaikan Tarif Layanan Peti Kemas Bingungkan Pengusaha
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?