Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Presiden Jokowi Minta Tarif Air Minum Tidak Naik, Kepala BP Batam Tampaknya Ngegas
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gadai Emas di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir
13/Jun/2026
Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap
13/Jun/2026
Label “Blacklist” Berujung Laporan Polisi, Lintong Tegaskan Semua Warga Setara di Mata Hukum
13/Jun/2026
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
11/Jun/2026
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
11/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Presiden Jokowi Minta Tarif Air Minum Tidak Naik, Kepala BP Batam Tampaknya Ngegas

Oleh: redaksi Terbit: 17/Jan/2023

NewsNow.id, Batam – Secara tegas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah tidak menaikkan tarif air minum di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam rangka mengendalikan inflasi di daerah masing-masing.

“Saya berikan contoh saja urusan tarif PDAM, hati-hati. Menentukan itu bisa menjadikan inflasi naik,” kata Presiden Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 di Sentul, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).

Jokowi mengatakan boleh saja menaikkan tarif air minum, itu pun kalau memang Pemda tidak kuat dan harus dihitung secara betul-betul. “Kalau nggak kuat, naik nggak apa-apa tapi sekecil mungkin. Jangan sampai ada PDAM menaikkan lebih dari 100 persen karena data yang masuk ke saya ada,” terangnya.

Lihat Juga |  Warga Mempersoalkan Layanan Pengelola SPAM BP Batam dinilai tidak optimal

Tak seperti permintaan Presiden Jokowi, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi tampaknya justru “ngegas” malah mau menaikkan tarif air minum bagi warga di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Wacana menaikkan tarif air minum bagi warga Kota Batam berulang kali disampaikan Rudi pada beberapa kesempatan. Dalihnya untuk menghimpun dana guna memperbaiki jaringan perpipaan air minum yang dinilai sudah karatan sehingga mengakibatkan aliran air tidak lancar.

“Pipa-pipa sudah karatan dan ukurannya kecil sehingga tidak maksimal mengaliri air ke rumah-rumah warga. Di samping itu, jumlah penduduk Kota Batam yang bertambah menjadi alasan lain pendistribusian yang macet,” ujarnya.

Bila macetnya aliran air minum sudah terjadi beberapa tahun ini, kenapa baru sekarang BP Batam kasak-kusuk mau memperbaikinya?

Lihat Juga |  Isi BBM Subsidi Tak Bisa Pindah SPBU, Perhatikan Ukuran Tangki

Padahal, itu sudah terjadi sejak 2017 silam, di mana warga di sejumlah lokasi harus menunggu air mengalir pada dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB – 04.00 WIB. Setelah itu, aliran air akan mati total sepanjang hari.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo), Tohom TPS menduga kenaikan tarif air minum ini berkaitan kepentingan politik Rudi yang berencana maju sebagai Calon Gubernur Kepri di 2024 nanti. Ditambah lagi, istrinya Marlin Agustina juga mau maju sebagai Calon Wali Kota Batam.

“Bisa jadi kenaikan tarif SPAM di Batam berkaitan dengan Pilkada Serentak 2024,” ujar Tohom.

Menurutnya, ini kan mau tahun politik. Paham lah kita kenapa tarif SPAM di Batam mau dinaikkan. Sementara belum ada kejelasan kapan mau diganti pipa-pipa itu. Kalaupun diganti tentu butuh waktu lama. Patut dicurigai kenaikan ini untuk keperluan politik mereka yang bersyahwat maju di Pilkada Serentak 2024 nanti.

Lihat Juga |  Antar Bantuan Bencana, Wali Kota, Wakil, Sekda Tinggalkan Batam, Disoroti.

“Kalau mau dibenahi, lanjutnya, dari dulu saja, kenapa saat mau Pilkada baru digembar-gemborkan mau dibenerin jaringan pipa SPAM. Itu pun dengan menaikkan tarif air minum dulu,” tegasnya. (*)

Baca Juga

Gadai Emas di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap

Label “Blacklist” Berujung Laporan Polisi, Lintong Tegaskan Semua Warga Setara di Mata Hukum

Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

Perbaikan Pipa DN 800mm Belum Rampung hingga Siang Ini, Setelah Bocor Lagi Kemarin

Sumber: BatamNow.com
redaksi 17/Jan/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisHukum & KriminalPilihan RedaksiPolitikTeknologi

PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang

Editor Oleh: Editor 11/Jun/2026
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap
Sidang Kasus Kematian LC di Batam: Saksi Sebut Ada Video Rekayasa Sebelum Korban Dianiaya
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?