Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Presiden Jokowi Minta Tarif Air Minum Tidak Naik, Kepala BP Batam Tampaknya Ngegas
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Cegah Perpecahan, Warga Demak di Batam Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Bersama Polda Kepri
30/Okt/2026
Polemik Ayu Aulia Menggantung? Ketua PWI Batam Desak Klarifikasi Resmi PWI Kepri
23/Okt/2026
DLKR/DLKP Batam Masih di-Review? Saksi KSOP Beri Keterangan di Sidang PT MIS
22/Okt/2026
Mahasiswa ITEBA Di-DO, Kevin Mengadu ke PWI Kepri, Rektor Ajukan Rekonvensi Rp1,35 Miliar
22/Okt/2026
Terdakwa Kera
22/Okt/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Presiden Jokowi Minta Tarif Air Minum Tidak Naik, Kepala BP Batam Tampaknya Ngegas

Oleh: redaksi Terbit: 17/Jan/2023

NewsNow.id, Batam – Secara tegas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah tidak menaikkan tarif air minum di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam rangka mengendalikan inflasi di daerah masing-masing.

“Saya berikan contoh saja urusan tarif PDAM, hati-hati. Menentukan itu bisa menjadikan inflasi naik,” kata Presiden Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 di Sentul, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).

Jokowi mengatakan boleh saja menaikkan tarif air minum, itu pun kalau memang Pemda tidak kuat dan harus dihitung secara betul-betul. “Kalau nggak kuat, naik nggak apa-apa tapi sekecil mungkin. Jangan sampai ada PDAM menaikkan lebih dari 100 persen karena data yang masuk ke saya ada,” terangnya.

Lihat Juga |  Ditangkap KPK, Lukas Enembe Langsung Diamankan di Mako Brimob

Tak seperti permintaan Presiden Jokowi, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi tampaknya justru “ngegas” malah mau menaikkan tarif air minum bagi warga di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Wacana menaikkan tarif air minum bagi warga Kota Batam berulang kali disampaikan Rudi pada beberapa kesempatan. Dalihnya untuk menghimpun dana guna memperbaiki jaringan perpipaan air minum yang dinilai sudah karatan sehingga mengakibatkan aliran air tidak lancar.

“Pipa-pipa sudah karatan dan ukurannya kecil sehingga tidak maksimal mengaliri air ke rumah-rumah warga. Di samping itu, jumlah penduduk Kota Batam yang bertambah menjadi alasan lain pendistribusian yang macet,” ujarnya.

Bila macetnya aliran air minum sudah terjadi beberapa tahun ini, kenapa baru sekarang BP Batam kasak-kusuk mau memperbaikinya?

Lihat Juga |  Laporan Ketua P3SRS Apartemen Delta Cakung Mandek, Penyidik Masuk Angin?

Padahal, itu sudah terjadi sejak 2017 silam, di mana warga di sejumlah lokasi harus menunggu air mengalir pada dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB – 04.00 WIB. Setelah itu, aliran air akan mati total sepanjang hari.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo), Tohom TPS menduga kenaikan tarif air minum ini berkaitan kepentingan politik Rudi yang berencana maju sebagai Calon Gubernur Kepri di 2024 nanti. Ditambah lagi, istrinya Marlin Agustina juga mau maju sebagai Calon Wali Kota Batam.

“Bisa jadi kenaikan tarif SPAM di Batam berkaitan dengan Pilkada Serentak 2024,” ujar Tohom.

Menurutnya, ini kan mau tahun politik. Paham lah kita kenapa tarif SPAM di Batam mau dinaikkan. Sementara belum ada kejelasan kapan mau diganti pipa-pipa itu. Kalaupun diganti tentu butuh waktu lama. Patut dicurigai kenaikan ini untuk keperluan politik mereka yang bersyahwat maju di Pilkada Serentak 2024 nanti.

Lihat Juga |  Mahfud MD: Transaksi Rp 300 T di Kemenkeu Terkait Dugaan Pencucian Uang

“Kalau mau dibenahi, lanjutnya, dari dulu saja, kenapa saat mau Pilkada baru digembar-gemborkan mau dibenerin jaringan pipa SPAM. Itu pun dengan menaikkan tarif air minum dulu,” tegasnya. (*)

Baca Juga

Cegah Perpecahan, Warga Demak di Batam Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Bersama Polda Kepri

Polemik Ayu Aulia Menggantung? Ketua PWI Batam Desak Klarifikasi Resmi PWI Kepri

DLKR/DLKP Batam Masih di-Review? Saksi KSOP Beri Keterangan di Sidang PT MIS

Mahasiswa ITEBA Di-DO, Kevin Mengadu ke PWI Kepri, Rektor Ajukan Rekonvensi Rp1,35 Miliar

Terdakwa Kera

Sumber: BatamNow.com
redaksi 17/Jan/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?