Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Disperindag Batam Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Maret 2026
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar
25/Jul/2026
Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam
26/Jun/2026
Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara
26/Jun/2026
Tarif Penyeberangan Batam-Bintan Diskon hingga 30 Persen, Periode 20 Juni-5 Juli 2026
26/Jun/2026
Di Tengah Turunnya Daya Saing Indonesia di IMD WCR, Dr Ampuan Situmeang SH MH Pertanyakan Kenaikan Tarif Peti Kemas
26/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Disperindag Batam Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Maret 2026

Oleh: Editor Terbit: 15/Jan/2026

NewsNow.Id, Batam – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman hingga akhir Maret 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disperindag Batam, Suhar, usai rapat koordinasi bersama Bulog dan para distributor di Kantor Disperindag Batam, Selasa (14/01/2026).

Suhar mengatakan, rapat tersebut difokuskan pada pembahasan ketersediaan stok dan kelancaran pasokan pangan hingga Maret mendatang. Dari 12 komoditas pangan yang dibahas, beras menjadi perhatian utama karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

“Fokus kita adalah stok dan pasokan sampai bulan Maret. Tidak hanya beras, ada 12 komoditas yang dibahas, tapi memang pembicaraan paling banyak ke beras,” ujar Suhar kepada awak media di ruang rapat Disperindag.

Berdasarkan hasil rapat, stok beras di Batam dinilai mencukupi hingga akhir Maret 2026, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada pekan ketiga Maret.

“Stok cukup sampai akhir Maret. Kalau Lebaran kan minggu ketiga bulan Maret. Jadi sampai akhir Maret masih cukup,” jelasnya.

Lihat Juga |  Situasi Pulau Rempang Makin Memanas, Warga Tolak Kedatangan Ditpam BP Batam di Jembatan IV

Dari sisi harga, Suhar memastikan harga beras di pasaran Batam masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Saat ini, harga beras premium berkisar Rp 15.400 per kilogram, sedangkan beras medium sekitar Rp 14.000 per kilogram.

“Sejauh pengecekan di lapangan, semua masih di bawah HET. Kalau ada yang menjual di atas ketentuan, tentu akan kita tindak. Tapi sejauh ini belum ditemukan,” tegasnya.

Bukan Impor, Pasokan Beras dari dalam Negeri

Terkait isu impor beras, Suhar menegaskan bahwa pasokan beras yang masuk ke Batam berasal dari dalam negeri, bukan dari luar negeri. Pasokan tersebut didatangkan dari Jakarta dan wilayah Indonesia lainnya.

“Ya dari dokumennya itu Pak. Karena dokumen izin impornya, kalau orang mengimpor sendiri tanpa dokumen kita nggak tahu. Dan nggak ada laporannya ke kita,” jelasnya saat ditanya BatamNow.com soal bagaimana Disperindag memastikan asal beras tersebut.

Lihat Juga |  Jisoo Alami Benjolan di Leher, Ini 8 Kemungkinan Penyebabnya

Suhar juga mengungkapkan rencana pasokan beras sebanyak 4.000 ton dari Sulawesi yang saat ini masih dalam tahap proses. Menurutnya, Bulog bersama distributor tengah melakukan uji kualitas sebelum distribusi dilakukan.

“Yang 4.000 ton itu bukan distributornya tidak mau, tidak respons. Ini yang kita pertemukan tadi distributornya, sebagai distributor kita tawarkan. Kepala Bulog juga sudah ada. Mereka dalam proses on going lah. Posisinya pertama uji kualitasnya, beras itu tak sama kayak kita punya komputer ini, banyak aspeknya beras ini, kadar air segala macam, makanya mereka akan lakukan pengecekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, para distributor berjanji siap mengambil pasokan beras dari Bulog apabila kualitas dan harga dinilai sesuai kriteria.

“Mereka dah janji kok tadi ke kita, kalau terpenuhi ada dua sisi itu, kualitas oke, harga oke, mereka masih bisa menjual di paling tinggi di HET-nya, mereka akan masukkan, datangkan. Karena beras premium itu banyak juga, kelasnya, kalau menurut distributor ada yang A ada yang B. Jika terpenuhi, distributor akan ngambil dari Bulog. Cuma kan proses itu kan berlanjut terus ya karena kan posisinya kita kan masih ada stok premium itu di 2.900 ton kira-kira,” katanya.

Lihat Juga |  IZIN PT TPL Resmi Dicabut Permanen, Perusahaan Perusak Lingkungan Sumut Aceh dan Sumbar

Menurut Suhar, persoalan utama saat ini bukan hanya soal harga, tetapi juga ketersediaan barang di pasaran.

“Ya sebenarnya kan satu hal seperti yang disampaikan Kepala Bulog tadi, yang jadi persoalan adalah barangnya. Barangnya ada apa enggak. Harga juga itu nomor dua lah. Harga nanti bisa kita inikan. Bagaimana kalau barangnya nggak ada,” tambahnya.

Menjelang hari besar keagamaan, Suhar mengakui potensi kenaikan harga merupakan hal yang lazim terjadi. Namun, pemerintah telah menyiapkan langkah intervensi untuk menekan lonjakan harga melalui operasi pasar murah.

“Ada dua jenis operasi pasar. Pertama yang disubsidi, paket sembako senilai Rp 200 ribu ditebus masyarakat Rp 100 ribu. Total ada 25 ribu paket. Kedua operasi pasar yang melibatkan distributor,” pungkasnya. (H)

Sumber: Batamnow.com

Baca Juga

Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar

Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam

Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara

Tarif Penyeberangan Batam-Bintan Diskon hingga 30 Persen, Periode 20 Juni-5 Juli 2026

Di Tengah Turunnya Daya Saing Indonesia di IMD WCR, Dr Ampuan Situmeang SH MH Pertanyakan Kenaikan Tarif Peti Kemas

Editor 15/Jan/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?