Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Ngotot Berobat ke Singapura, Lukas Enembe Surati Presiden Jokowi
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Ombudsman Kepri: Miris, Kargo Baru Hang Nadim Belum Difungsikan Sejak 2022
27/Apr/2026
Taba Iskandar Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Bebaskan UWT
27/Apr/2026
“Kawan Lama Batam Menghilang ke Mana?”
27/Apr/2026
Harga Lelang Turun, Kejagung Gelar Lelang Kedua Minyak MT Arman 114
27/Apr/2026
Nasib 5.635 PPPK Terancam, Pemprov Kepri Kaji Efisiensi Belanja Pegawai
27/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Ngotot Berobat ke Singapura, Lukas Enembe Surati Presiden Jokowi

Oleh: redaksi Terbit: 4/Mar/2023
Lukas Enembe. [Foto: Antara]

NewsNow.id, Jakarta – Surat permohonan izin berobat ke Singapura dilayangkan Lukas Enembe tersangka kasus gratifikasi, dari balik jeruji besi.

“Ya benar, Pak Lukas membuat surat itu pada 27 Februari 2023 dan ditujukan langsung ke Presiden Jokowi,” kata Kuasa Hukum Lukas Enembe, Otto Cornelis Kaligis, di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).

Dalam suratnya tersebut, kata OC Kaligis, Lukas menyurati Presiden Jokowi agar diperkenankan untuk berobat ke Singapura di bawah pengawasan KPK.

“Ada 17 poin yang disampaikan dalam surat tersebut. Salah satunya alasan mengapa ia harus berobat ke luar negeri,” paparnya.

Diterangkan oleh Lukas bahwa dirinya menderita berbagai komplikasi penyakit. Salah satunya yang diidap adalah gagal ginjal stadium lima.

Lihat Juga |  Pengusaha Akui Minta Menaker Terbitkan Aturan Potong Upah 25 Persen

“Sebelum ditahan saya memiliki dokter pribadi di Singapura. Atas berbagai penyakit dalam yang dialami seperti stroke, diabetes, gagal ginjal stadium empat, dan penyakit lain. Kini gagal ginjal saya telah mencapai stadium lima,” beber Enembe dalam suratnya.

Lukas juga mengatakan dirinya merasa lebih cocok dengan pengobatan di Singapura. “Hasil pemeriksaan dokter di Singapura, saya diberi obat-obatan yang saya merasa cocok untuk perkembangan kesehatan saya,” kata Lukas.

Tak hanya itu, dalam suratnya tersebut, Lukas juga mengklaim dirinya bersih dari tindak pidana korupsi. Ia menyebut pemenangan tender selama ini di Provinsi Papua selalu memanfaatkan E-Tender. “Dimana pelaksanaan teknis dilakukan oleh Sekda atau satuan kerja tanpa campur tangan saya. Ini demi menciptakan pemerintahan bersih tanpa KKN,” katanya.

Lihat Juga |  BRK Syariah Teken PKS dengan Kejaksaan di Kepri untuk wujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Disampaikan pula, dirinya sudah memberikan bakti kepada masyarakat Papua. Salah satunya adalah pembangunan Stadion Lukas Enembe yang disebut mendapat pujian dari Wakil Presidan Ma’ruf Amin.

Lukas menambahkan, kesembuhan dirinya juga merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas di Papua. Sebab, menurut dia, dirinya dihormati rakyat Papua karena menjabat sebagai Kepala Suku Adat Besar Papua.

“Jangan sampai saya mati di penjara yang dampaknya berpengaruh dalam kedudukan saya,” tulisnya tanpa menyebut apa pengaruh yang ia maksud.

Dalam berbagai kesempatan, KPK mengatakan, pihaknya selalu memperhatikan kondisi kesehatan Lukas Enembe selama berada dalam Rumah Tahanan KPK. “Kesehatan yang bersangkutan selalu dimonitor oleh tim medis KPK empat kali sehari,” aku Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

Lihat Juga |  Harga BBM Pertalite Bakal Turun Besok? Ini Kata Pemerintah

Demikian juga kebutuhan obat-obatan tersangka sangat diperhatikan. “Tidak hanya diberikan begitu saja, tapi kita awasi penggunaan obat tersebut oleh tim medis kami,” tambahnya. (RN)

Baca Juga

Taba Iskandar Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Bebaskan UWT

“Kawan Lama Batam Menghilang ke Mana?”

Harga Lelang Turun, Kejagung Gelar Lelang Kedua Minyak MT Arman 114

Nasib 5.635 PPPK Terancam, Pemprov Kepri Kaji Efisiensi Belanja Pegawai

Royal Bintan Heritage Terkendala, Direktur PT ANP Harap Dukungan Pemkab untuk Kawasan Strategis Nasional

redaksi 4/Mar/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisInternasionalPilihan RedaksiPolitik

Royal Bintan Heritage Terkendala, Direktur PT ANP Harap Dukungan Pemkab untuk Kawasan Strategis Nasional

Editor Oleh: Editor 22/Apr/2026
Demi Percepatan Investasi Kawasan Strategis Nasional, Royal Bintan Heritage Sempat Beroperasi Sebelum Dihentikan Sementara
Batam Perkuat Citra Ramah Investasi, Kanwil Imigrasi Komitmen Benahi Layanan TPI, SMSI Kepri Siap Dukung
BNI Pematangsiantar Didemo, Warga Tuntut Dana Rp 4,2 Miliar
Taba Iskandar Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Bebaskan UWT
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?