Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Jokowi: Devisa Hilang Rp 165 Triliun karena 2 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Selama Libur Panjang Idul Adha, Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 2.672 Vape Etomidate dan 2 Kg Ganja
2/Jun/2026
PT PMM Bantah 15 Kontainer Berisi Mineral Radioaktif: Ilmenit Sesuai Dokumen Ekspor
2/Jun/2026
Harga Pertamax Turbo di Batam Jadi Rp 19.700
2/Jun/2026
Raja Situmorang Ditangkap Polisi
2/Jun/2026
Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS
18/Mei/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Jokowi: Devisa Hilang Rp 165 Triliun karena 2 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri

Oleh: redaksi Terbit: 6/Mar/2023
Presiden Joko Widodo dalam peresmian Mayapada Hospital Bandung, Senin (6/3/2023). [Foto: Kompas.com]

NewsNow.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sekitar Rp 165 triliun devisa hilang karena 2 juta warga negara Indonesia (WNI) pergi berobat ke luar negeri bila sakit.

“Mau kita teruskan? Rp 165 triliun devisa kita hilang karena itu, karena ada modal yang keluar,” ujar Jokowi dalam peresmian Mayapada Hospital Bandung hari ini, Senin (6/3/2023).

Jokowi merincikan, ada 1 juta WNI berobat ke Malaysia, 750 ribu orang ke Singapura, lalu selebihnya ke Jepang, Amerika Serikat, Jerman, dan lainnya.

“Informasi yang saya terima hampir 2 juta masyarakat kita masih pergi berobat ke luar negeri bila sakit. Padahal kita punya rumah sakit seperti Mayapada Hospital Bandung,” katanya.

Lihat Juga |  Kompolnas Awards 2023, Gelaran Penyemangat Satker dan Satwil Polri

Untuk itu, Jokowi mendukung pembangunan rumah sakit di Indonesia seperti Mayapada Hospital di Bandung. Menurutnya, mulai dari ruangan, alat kesehatan, tata ruang hingga green building-nya berkualtias bagus.

Namun harus diakui, Indonesia masih memiliki masalah dalam hal kesehatan. Yakni dokter spesialis dan dokter yang memiliki sub spesialis masih kurang.

“Saya bisik ke Pak Menkes ini harus diurus. Alkes dan ruang fisik sudah banyak yang bagus tapi ada juga yang belum bagus. (Ini harus diperbaiki) sehingga layanan ke masyarakat menjadi lebih baik,” ungkap dia.

Diberitakan, Presiden Jokowi berkunjung ke Bandung sejak Minggu (5/3). Ia mendatangi sejumlah tempat di antaranya Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung. (*)

Baca Juga

Selama Libur Panjang Idul Adha, Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 2.672 Vape Etomidate dan 2 Kg Ganja

PT PMM Bantah 15 Kontainer Berisi Mineral Radioaktif: Ilmenit Sesuai Dokumen Ekspor

Harga Pertamax Turbo di Batam Jadi Rp 19.700

Raja Situmorang Ditangkap Polisi

Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS

Sumber: Kompas.com
redaksi 6/Mar/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalInternasionalPeristiwaPilihan Redaksi

PT PMM Bantah 15 Kontainer Berisi Mineral Radioaktif: Ilmenit Sesuai Dokumen Ekspor

Editor Oleh: Editor 2/Jun/2026
Raja Situmorang Ditangkap Polisi
Selama Libur Panjang Idul Adha, Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 2.672 Vape Etomidate dan 2 Kg Ganja
Harga Pertamax Turbo di Batam Jadi Rp 19.700
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?