Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Kepala BP Batam Berencana Naikkan Tarif Air Minum Ditengah Buruknya Pelayanan SPAM Batam
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Polemik Ayu Aulia Menggantung? Ketua PWI Batam Desak Klarifikasi Resmi PWI Kepri
23/Okt/2026
DLKR/DLKP Batam Masih di-Review? Saksi KSOP Beri Keterangan di Sidang PT MIS
22/Okt/2026
Mahasiswa ITEBA Di-DO, Kevin Mengadu ke PWI Kepri, Rektor Ajukan Rekonvensi Rp1,35 Miliar
22/Okt/2026
Terdakwa Kera
22/Okt/2026
Terdakwa Kera.
22/Okt/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Kepala BP Batam Berencana Naikkan Tarif Air Minum Ditengah Buruknya Pelayanan SPAM Batam

Presdir PT ATB Benny Andrianto: Ada Cari Kambing Hitam dan Bercakap Macam Tak Kompeten

Oleh: redaksi Terbit: 17/Jan/2023
Kolase foto. Kepala BP Batam Muhammad Rudi (kiri) dan Presiden Direktur PT ATB Benny Andrianto (kanan). [Foto: ist]

25 Tahun Konsesi, ATB: Tak 1 Cent pun Uang BP Batam Keluar

Muhammad Rudi juga menyinggung tentang dana yang diperoleh BP Batam dari ATB yang hanya Rp 28 miliar per tahun semasa kontrak konsesi.

Hal itu pun langsung ditepis oleh Benny dan menyebut selama 25 tahun masa konsesi oleh ATB dan sejak dari awal pembangunan insfrastruktur jaringan pipa dan WTP, BP Batam tak mengeluarkan modal sedikitpun. “Tak 1 cent pun uang BP Batam yang keluar,” tambah Benny.

Benny juga menjelaskan BP Batam dengan mitra pengelola SPAM yang baru, kini sudah meraup pendapatan Rp 380 miliar per tahun.

Kondisi pelayanan buruk SPAM Batam terhadap puluhan ribu pelanggannya di Batam karut-marut.

Lihat Juga |  Sejumlah Prajurit TNI Hilang Usai Kontak Tembak dengan KKB di Papua

Para pelanggan banyak “teraniaya”(istilah anggota DPRD Batam Utusan Sarumaha) selama ini akibat buruknya pelayanan SPAM Batam.

Bahkan banyak pengamat menuding selain pelanggaran terhadap perundang-undangan, diduga terjadi pelangaran HAM atas penyediaan kebutuhan vital masyarakat yang dijamin negara ini.

Namun Muhammad Rudi justru terkesan mengabaikan jaminan negara lewat perundang-undangan.

“Masih mending air jalan malam hari, kalau mati 24 jam gimana,” ujar Rudi di depan publik yang mengeluh atas buruknya layanan SPAM Batam.

Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah (PP) 122 Tahun 2015, kontinuitas aliaran air tak boleh mati selama 24 jam per hari.

Dan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tahun 2010 mengeluarkan resolusi yang secara eksplisit mengakui hak atas air dan sanitasi sebagai Hak Asasi Manusia (HAM).

Lihat Juga |  Tegaskan Plumpang Zona Bahaya, Presiden Perintahkan Gubernur DKI dan Menteri BUMN Cari Solusi

Selain resolusi No 64/292, komentar umum (General Comment) PBB No 15 menegaskan bahwa hak atas air memberikan hak SETIAP ORANG atas air minum yang memadai, aman, bisa diterima, bisa diakses secara fisik dan mudah didapatkan untuk penggunaan personal dan domestik. (*)

Sebelumnya123

Baca Juga

Polemik Ayu Aulia Menggantung? Ketua PWI Batam Desak Klarifikasi Resmi PWI Kepri

DLKR/DLKP Batam Masih di-Review? Saksi KSOP Beri Keterangan di Sidang PT MIS

Mahasiswa ITEBA Di-DO, Kevin Mengadu ke PWI Kepri, Rektor Ajukan Rekonvensi Rp1,35 Miliar

Terdakwa Kera

Terdakwa Kera.

Sumber: BatamNow.com
redaksi 17/Jan/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?