Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Pengamat Intelijen Yakin Mayjen Rafael Granada Baay Mampu Beri Pengamanan VVIP Maksimal
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun
17/Apr/2026
Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang
17/Apr/2026
Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan
17/Apr/2026
Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M
17/Apr/2026
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
16/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Pengamat Intelijen Yakin Mayjen Rafael Granada Baay Mampu Beri Pengamanan VVIP Maksimal

Oleh: redaksi Terbit: 7/Mar/2023
Pengamat militer dan intelijen Dr. John Palinggi (kiri) yakin Danpaspampres yang baru mampu beri penanganan maksimal. [Foto: Dok. Pribadi]

NewsNow.id, Jakarta – Pergantian jabatan di lingkungan TNI dan Polri, termasuk Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), adalah hal yang lumrah. Karena siapapun yang ditempatkan pasti sudah memenuhi kualifikasi dan persyaratan seperti yang ditentukan, baik prestasi, pengalaman, integritas, maupun kehidupan pribadinya.

Hal tersebut secara lugas dikatakan pengamat militer dan intelijen nasional Dr. John N. Palinggi, MM., MBA., dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (7/3/2023). “Berdasarkan UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, disebutkan ada 14 tugas operasi yang diemban. Pada pasal 7 ayat (7) dikatakan, mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya. Juga pada Pasal 11, tugas lainnya membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara/kepala pemerintahan yang sedang berada di Indonesia,” urai John.

UU 34/2004 itu, lanjutnya, diperkuat lagi dengan Peraturan Pemerintah No. 59 Tahun 2013 tentang Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya, mantan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya, serta Tamu Negara Setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.

Menurut John, pengamanan yang dimaksud adalah menjaga keamanan dari segala ancaman dan gangguan yang dapat mengganggu atau membahayakan keselamatan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya, serta Tamu Negara setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.

Lihat Juga |  BSI Tak Bayar Tebusan Serangan Ransomware, LockBit Bocorkan Data Nasabah di Dark Web?

Pengamanan juga termasuk di dalamnya pengawalan dan penyelamatan bila terjadi sesuatu hal. Ini yang menjadi dasar keberadaan dari Paspampres itu.

Dijelaskan, Paspampres diisi oleh personil-personil yang berasal dari tiga matra dalam TNI. Di Paspampres dikenal motto ‘Setia Waspada’. “Setiap personil Paspampres harus setia pada tugasnya, Pancasila, Sapta Marga, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan tetap memelihara tingkat kewaspadaan yang tinggi,” tutur John yang juga Ketua Harian Badan Interaksi Sosial Masyarakat (Bisma) ini.

Karenanya, tanggung jawab Paspampres sangatlah besar, sekaligus sangat berisiko. Nama baik bangsa dan negara disandang di pundak tiap anggota Paspampres. “Tata cara pengamanan di dalam negeri ditetapkan oleh Panglima TNI, sementara di luar negeri juga ditetapkan oleh Panglima TNI berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, Kepolisian RI,” bebernya.

Terkait pergantian Komandan Paspampres dari Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko kepada Mayjen TNI Rafael Granada Baay, John mengakui, dirinya sudah bersentuhan dengan Paspampres sejak era Endriartono Sutarto (1997-1998) hingga kini. “Sosok Mayjen Rafael adalah perwira TNI yang memiliki segudang prestasi, terutama saat berkarir di Kopassus. Penempatan beliau sebagai Komandan Paspampres tepat dengan pengalaman yang sudah mumpuni, baik di tingkat operasi tempur maupun intelijen,” tukas John yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (DPP ARDIN) ini.

Lihat Juga |  Terkait Status Lapak Parkir K Square Mall, Kadishub Batam Tidak Merespon Pesan Wali Kota Batam

John yang juga pernah berkecimpung di badan intelijen negara (BIN) dan Tim Asistensi di BAIS dan BIA ini mengatakan, “Keputusan Panglima TNI menempatkan Mayjen Rafael Granada Baay mantan Direktur H BAIS TNI ini telah melalui pertimbangan yang matang dan sangat memenuhi syarat menyangkut profesionalitas, pengalaman, dan lainnya. Sudah tepat! Beliau sosok yang lengkap dan paripurna,” yakin John.

Soal pesan Presiden Joko Widodo agar Paspampres selalu tegas namun humanis, John Palinggi menilai, ini sejalan dengan keinginan Pak Presiden, terutama ketika bertemu rakyat bisa lebih dekat. “Kita tahu, Bapak Presiden mungkin tidurnya sedikit, tapi banyak bekerja. Keinginannya bisa bersentuhan langsung dengan rakyat, memberi motivasi, membesarkan hati masyarakat, tanpa ada rasa takut sedikitpun. Bahkan, beliau minta Paspampres juga bisa luwes, meski tetap tegas,” papar John.

Selama dua periode kepemimpinan Presiden Jokowi, terbukti Paspampres berhasil menjadi pasukan pengamanan tamu VVIP yang humanis dan luwes, tanpa menghilangkan tingkat kewaspadaannya. “Saya menaruh apresiasi tinggi kepada Paspampres. Kombinasi kesetiaan dan kewaspadaan dengan sikap yang luwes bisa selalu ditampilkan,” imbuh John yang menghadiri Lepas Sambut Komandan Paspampres, di Jakarta, beberapa hari lalu ini.

Lihat Juga |  Eliezer Merasa Hancur: Saya Diperalat, Dibohongi dan Disia-siakan

Tidak hanya itu, John menilai, baik Mayjen Rafael maupun Danpaspampres terdahulu memiliki kerendahan hati yang patut diteladani. “Saya yakin, dengan kerendahan hati para Danpaspampres ini, Tuhan akan menaikkan derajat mereka setinggi-tingginya. Sebab dengan kerendahan hati itulah memungkinkan dia bisa bekerja sama dengan anggota Paspampres dibawahnya. Kalau orang sombong, umumnya sulit bekerja sama,” tandasnya.

John mengatakan, “Saya sungguh amat percaya dan yakin dengan sosok Mayjen Rafael Granada Baay. Dengan ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Mayjen Rafael akan berhasil melaksanakan tugasnya. Saya doakan Pak Rafael sukses dalam tugas yang dipercayakan negara untuk mengawal Bapak Presiden dan Wakil Presiden RI”.

Sementara kepada Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko, John berharap, sukses dalam menjalankan tugas yang baru sebagai Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat di Bandung. (RN)

Baca Juga

Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun

Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang

Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan

Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M

Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan

redaksi 7/Mar/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
PeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun

Editor Oleh: Editor 14/Apr/2026
Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan
Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?