Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: WHO Tak Rekomendasikan Vaksin Booster Kedua untuk Orang Sehat
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Ombudsman Kepri: Miris, Kargo Baru Hang Nadim Belum Difungsikan Sejak 2022
27/Apr/2026
Taba Iskandar Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Bebaskan UWT
27/Apr/2026
“Kawan Lama Batam Menghilang ke Mana?”
27/Apr/2026
Harga Lelang Turun, Kejagung Gelar Lelang Kedua Minyak MT Arman 114
27/Apr/2026
Nasib 5.635 PPPK Terancam, Pemprov Kepri Kaji Efisiensi Belanja Pegawai
27/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

WHO Tak Rekomendasikan Vaksin Booster Kedua untuk Orang Sehat

Oleh: redaksi Terbit: 31/Mar/2023
Ilustrasi vaksin booster Covid-19. [Foto: Medcom.id]

NewsNow.id, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tak lagi merekomendasikan pemberian vaksin booster kedua untuk orang dewasa dengan risiko sedang Covid-19. Hal ini disampaikan WHO pada Selasa, 28 Maret 2023.

Melansir AFP, WHO menyebut, orang dengan risiko sedang yang telah menerima vaksinasi primer (dua dosis) dan satu dosis booster tak akan mendapatkan manfaat besar dari suntikan vaksin dosis selanjutnya atau keempat.

Hal ini disampaikan WHO berdasarkan rekomendasi teranyar yang dirilis oleh Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE). SAGE merupakan badan kesehatan PBB yang fokus terhadap imunisasi.

SAGE membagi orang ke dalam tiga kelompok, yakni risiko tinggi, sedang, dan rendah. Pembagian ini dibuat berdasarkan risiko keparahan penyakit dan kematian.

Lihat Juga |  Dua Bidang Tanah Cen Sui Lan di Batam Rp96 Miliar dari Rp 950 Juta: Dilapor ke KPK

SAGE merekomendasikan vaksin booster tambahan hanya diberikan pada orang dengan risiko tinggi terkena Covid-19 yang parah. Mereka di antaranya orang lanjut usia, usia dewasa muda dengan komorbid, orang dengan masalah kekebalan tubuh, ibu hamil, dan petugas kesehatan garda terdepan.

Sementara kelompok sedang termasuk di antaranya orang dewasa sehat serta anak-anak dan remaja dengan penyakit penyerta.

“Untuk kelompok berisiko sedang, dosis booster tambahan tidak lagi direkomendasikan,” ujar Ketua SAGE Hanna Nohynek.

Vaksin, lanjut Nohynek, memang efektif dalam menurunkan risiko keparahan penyakit hingga kematian. Namun untuk kelompok sedang, manfaat yang didapat sebenarnya cukup kecil.

Sementara kelompok risiko rendah mencakup anak-anak dan remaja sehat berusia 6 bulan hingga 17 tahun.

Lihat Juga |  KPK Tahan Eks Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono

“Keputusan vaksinasi di setiap negara harus didasarkan pada ‘faktor kontekstual’ seperti prioritas program kesehatan dan efektivitas biaya,” ujar Nohynek. (*)

Baca Juga

Ombudsman Kepri: Miris, Kargo Baru Hang Nadim Belum Difungsikan Sejak 2022

Taba Iskandar Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Bebaskan UWT

“Kawan Lama Batam Menghilang ke Mana?”

Harga Lelang Turun, Kejagung Gelar Lelang Kedua Minyak MT Arman 114

Nasib 5.635 PPPK Terancam, Pemprov Kepri Kaji Efisiensi Belanja Pegawai

Sumber: CNNIndonesia.com
redaksi 31/Mar/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisInternasionalPilihan RedaksiPolitik

Royal Bintan Heritage Terkendala, Direktur PT ANP Harap Dukungan Pemkab untuk Kawasan Strategis Nasional

Editor Oleh: Editor 22/Apr/2026
Demi Percepatan Investasi Kawasan Strategis Nasional, Royal Bintan Heritage Sempat Beroperasi Sebelum Dihentikan Sementara
Batam Perkuat Citra Ramah Investasi, Kanwil Imigrasi Komitmen Benahi Layanan TPI, SMSI Kepri Siap Dukung
Nasib 5.635 PPPK Terancam, Pemprov Kepri Kaji Efisiensi Belanja Pegawai
BNI Pematangsiantar Didemo, Warga Tuntut Dana Rp 4,2 Miliar
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?