Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Ketua DPR RI Minta Pemerintah Lebih Gencar Minimalisir PMI Ilegal
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS
18/Mei/2026
Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok
18/Mei/2026
Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi
18/Mei/2026
Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam
18/Mei/2026
Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi
13/Mei/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Ketua DPR RI Minta Pemerintah Lebih Gencar Minimalisir PMI Ilegal

Oleh: redaksi Terbit: 4/Mei/2023
Ketua DPR RI, Puan Maharani. [Foto: net]

NewsNow.id, Jakarta – Pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural harus bisa dihentikan, karena berdampak tidak baik, utamanya bagi para calon atau PMI ilegal tersebut.

“Banyak kasus yang mendera para PMI di negara tempatnya bekerja lebih diakibatkan karena calon PMI menempuh jalan ilegal. Padahal, pemerintah sudah menyiapkan sarana pemberangkatan PMI secara legal,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani, di Senayan, Jakarta, Kamis (4/5/2023).

Dalam hal ini, lanjutnya, negara tidak boleh diam. Harus mencari solusi terbaik bagaimana meminimalisir pengurusan dan pemberangkatan PMI ilegal.

“Pemerintah tidak boleh diam dan harus memiliki solusi yang komprehensif, mengingat kasus kekerasan terhadap PMI sudah sering terjadi, dan PMI ilegal masih marak berlangsung,” ujarnya.

Lihat Juga |  Proyek Rp 3,4 Triliun Terminal Feri Batam Center Mandek

Puan mengatakan, “Negara harus bisa melindungi pekerja migran dari segala bentuk ancaman, khususnya di tempat mereka bekerja. Para PMI merupakan pahlawan devisa negara, sehingga negara punya tanggung jawab memastikan keamanan mereka”.

Dia mengingatkan, UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah mengamanatkan negara untuk menjamin kenyamanan, keamanan dan pemenuhan hak bagi PMI yang bekerja di luar negeri.

“Pemerintah melalui BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memiliki kewajiban melindungi dan memberikan bantuan hukum bagi PMI, dari mulai pengurusan dokumen, keberangkatan, penempatan, hingga kepulangan,” urainya.

Dirinya mengaku miris melihat masih banyak PMI yang mengalami tindak kekerasan di negara tempatnya bekerja. “Saya mendorong penyediaan fasilitas rehabilitasi psikis bagi PMI yang mendapatkan kekerasan. Jangan sampai kesehatan mental mereka terganggu dan berdampak pada keluarga saat pulang ke Tanah Air,” sambung Puan.

Lihat Juga |  Selain akan Panggil Kepala BP Batam, Komisi VI DPR RI Segera ke Batam Pelototi Berbagai Masalah

Dengan tegas ia meminta pemerintah untuk tegas bertindak apabila kasus kekerasan terhadap PMI tak kunjung berhenti. Ia mendorong pemerintah Indonesia membuat perjanjian khusus terkait perlindungan pekerja migran dengan semua negara yang banyak membutuhkan PMI.

Selain itu, dirinya meminta pihak-pihak terkait untuk secara rutin mengamankan jalur-jalur yang dipakai untuk memberangkatkan PMI ilegal, termasuk jalur-jalur tikus. “Sikat para mafia-mafia PMI ilegal. Harus diambil tindakan tegas, jangan dibiarkan berlarut-larut karena anak bangsa yang akan jadi korban,” imbuhnya. (RN)

Baca Juga

Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok

Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi

Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam

Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi

Tanah di Batam Capai Rp 8 Juta per M²

redaksi 4/Mei/2023
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?