Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Peneliti Temukan Malware BingoMod Pencuri Uang Baru di Android
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun
17/Apr/2026
Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang
17/Apr/2026
Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan
17/Apr/2026
Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M
17/Apr/2026
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
16/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Peneliti Temukan Malware BingoMod Pencuri Uang Baru di Android

Oleh: redaksi Terbit: 8/Agu/2024
Ilustrasi malware. [Foto: Sophos Home]

NewsNow.id – Para peneliti di perusahaan keamanan siber Cleafy mengungkapkan adanya ancaman baru bagi pengguna Android berupa malware yang mampu mencuri uang dari rekening bank. Malware ini dinamakan BingoMod dan termasuk dalam kategori trojan akses jarak jauh atau RAT (Remote Access Trojan).

Malware ini pertama kali terdeteksi oleh Cleafy pada Mei 2024, dan baru-baru ini, perusahaan tersebut merilis laporan di situs webnya yang merinci cara kerja dan bahaya yang dibawa oleh BingoMod.

Menurut laporan tersebut, BingoMod digunakan oleh penjahat siber dalam kampanye “smishing,” yaitu teknik rekayasa sosial yang menggabungkan SMS dan phishing. Serangan ini dilakukan dengan mengirimkan pesan SMS palsu yang menipu pengguna agar mengunduh malware tersebut. Dalam kampanye ini, BingoMod sering kali menyamar sebagai aplikasi “antivirus yang sah.”

Lihat Juga |  Catut Nama PWI Kepri, Proposal Bodong Beredar saat Ramadan

Malware ini beroperasi dengan berbagai nama, seperti Chrome Update, InfoWeb, Sicurezza Web, WebInfo, dan beberapa nama lainnya. Bahkan, seperti yang dilaporkan oleh BleepingComputer, malware ini menggunakan logo AVG Antivirus & Security untuk meyakinkan pengguna bahwa aplikasi tersebut aman.

Setelah diunduh dan dipasang, BingoMod meminta pengguna untuk mengaktifkan “Layanan Aksesibilitas” dengan dalih untuk mengaktifkan fitur keamanan. Namun, aktivasi ini sebenarnya memberi izin kepada malware untuk menginfeksi perangkat dengan lebih mendalam.

BingoMod kemudian beroperasi secara diam-diam di latar belakang, dengan kemampuan mencuri kredensial login, mengambil tangkapan layar, dan menyadap teks pengguna.

Karena malware ini sangat terintegrasi ke dalam sistem ponsel, penjahat siber dapat mengendalikannya dari jarak jauh untuk melakukan penipuan atau ODF (On Device Fraud). Pada tahap ini, malware mulai melakukan transaksi penipuan dari perangkat yang terinfeksi ke lokasi-lokasi tertentu.

Lihat Juga |  Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Minta Kadis Evaluasi Bazar MTQH

Sistem keamanan ponsel sering kali tidak mampu mendeteksi aktivitas ini, karena BingoMod tidak hanya menyamar sebagai pengguna biasa, tetapi juga menonaktifkan sistem keamanan perangkat.

Cleafy menyebutkan bahwa malware ini memiliki kemampuan untuk menghindari deteksi dari aplikasi keamanan. Selain itu, setelah berhasil melewati berbagai lapisan pertahanan, pelaku dapat menghapus seluruh data di ponsel kapan saja.

Lebih lanjut lagi, perangkat Android yang terinfeksi dapat menjadi titik awal untuk penyebaran malware lebih lanjut melalui pesan teks.

Langkah Pencegahan Infeksi

Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, apalagi penjahat di balik BingoMod masih terus aktif mengembangkan malware ini. Cleafy mengungkapkan bahwa para pengembangnya sedang berupaya untuk “menurunkan tingkat deteksi terhadap solusi antivirus (AV).”

Lihat Juga |  Bertambah Partai Mendukung, Kini PKB Rekomendasikan Amsakar Achmad dengan Li Claudia Chandra di Pilkada Batam

Peneliti Cleafy juga menemukan indikasi bahwa orang yang berada di balik serangan ini mungkin berdomisili di Rumania, meskipun mereka juga mendapat bantuan dari pengembang lain di seluruh dunia.

Untuk melindungi diri dari ancaman ini, pengguna disarankan untuk tidak mengeklik tautan dari sumber yang tidak dikenal atau tidak terpercaya. Pastikan juga untuk mengunduh aplikasi hanya dari platform resmi seperti Google Play Store.

Google sendiri mengonfirmasi kepada BleepingComputer bahwa Play Protect mampu mendeteksi dan memblokir BingoMod. (*)

Baca Juga

Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun

Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang

Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan

Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M

Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan

Sumber: kumparan
redaksi 8/Agu/2024
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisInternasionalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Kasus BizChannel Meluas, Tiga Perusahaan di Batam Alami Transaksi Mencurigakan, Kerugian Mencapai Rp 750 Juta.

Editor Oleh: Editor 12/Apr/2026
Diduga Transaksi Ilegal Melalui BizChannel, PT XSS Rugi Rp 1,86 Miliar
Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?