Newsnow.id, Batam – Sejak pertengahan Januari 2026 hingga Februari 53 kejadian kebakaran betuntun melanda Kota Batam, peristiwa terakhir terjadi di kawasan industri Sei Pelunggut, Dapur 12. Api menghanguskan gedung PT. Hongyuan New Material Indonesia. Senin (16/02/2026). Rabu (18/02/2026), hujan kecil mulai mengguyur Batam setelah kemarau panjang melanda.
Dan pada hari ini, Kamis (19/02), hujan deras dan merata mengguyur Batam mulai pagi hingga berita ini ditayangkan pukul 17.30, mengakibatkan banjir di mana-mana.
Pantauan NewsNow.id, Banjir juga melanda ruas jalan termasuk Jalan Sudirman, di Batam Center.
Di jalan dengan lima lajur kebanggaan BP Batam itu, air menggenang di depan SPBU Sukajadi yakni ruas ke arah Laluan Madani.
Hanya berjarak ±1 kilometer, air juga menggenangi ruas jalan simpang empat di bawah flyover Laluan Madani. Di sana, banjir sudah setinggi mata kaki orang dewasa.
“Banjirnya makin tinggi, saya sudah dari 20 menit lalu berteduh di sini,” kata Ari, pengendara motor yang berteduh di bawah Laluan Madani.
Persimpangan itu memang berada di bawah, tak jauh dari Bukit Vista yang sempat viral karena sebagian sisinya yang menghadap jalan, dipotong lalu dihentikan aktivitasnya oleh BP Batam. Namun kemudian diberitakan, diduga baru-baru ini pekerjaan di bukit itu berjalan kembali.
Banjir serupa juga di ruas Jalan Raya Sungai Panas menuju Bengkong (di bawah Jembatan Penyeberangan Orang/JPO), di samping SDN 01 Batam Kota.
Amatan di lokasi, aliran air pada drainase sangat deras dan meluap ke jalan di dekat Simpang Patung Kuda itu.
Akibat banjir, arus lalu lintas merayap pelan di Jalan Raya Sei Panas.
Sumber: Batamnow.com

