Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: SanDisk Setop SSD WD Blue dan WD Black: Ganti ke SanDisk Optimus
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS
18/Mei/2026
Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok
18/Mei/2026
Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi
18/Mei/2026
Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam
18/Mei/2026
Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi
13/Mei/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

SanDisk Setop SSD WD Blue dan WD Black: Ganti ke SanDisk Optimus

Oleh: Editor Terbit: 12/Jan/2026
Ilustrasi WD Black

NewsNow.Id – SanDisk resmi mengakhiri lini solid-state drive (SSD) WD Blue dan WD Black, menandai perombakan produk besar pertama sejak bisnis penyimpanan Western Digital dipisah menjadi dua perusahaan.

Ke depan, seluruh produk SSD akan dipasarkan di bawah merek SanDisk, sementara Western Digital akan memfokuskan bisnisnya pada hard disk, khususnya untuk pasar NAS dan data center, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (12/1/2026).

Langkah ini menjadi kelanjutan dari pemisahan korporasi yang dilakukan pada 2023, yang secara efektif membalikkan akuisisi SanDisk oleh Western Digital senilai US$ 19 miliar pada 2015. Saat itu, kedua perusahaan digabungkan untuk mengonsolidasikan teknologi hard disk dan memori flash. Setelah pemisahan, Western Digital kini menangani penyimpanan berbasis piringan, sedangkan SanDisk berfokus penuh pada solusi berbasis flash.

Meski namanya berubah, SanDisk menegaskan bahwa spesifikasi dan arsitektur perangkat keras SSD tersebut pada dasarnya tidak mengalami perubahan signifikan. Seluruh model Optimus menggunakan antarmuka NVMe, dengan perbedaan utama terletak pada jenis NAND dan kelas performanya.

Lihat Juga |  Ketum KADIN DKI Sebut Lima PR Gubernur BI Terpilih

Optimus 5100 di segmen entry-level menggunakan NAND QLC yang mengutamakan kapasitas, sementara Optimus GX 7100 di kelas menengah memakai NAND TLC untuk keseimbangan performa dan daya tahan. Di level tertinggi, Optimus GX Pro 8100 mengusung PCIe 5.0 dan dilengkapi DRAM cache khusus, sedangkan GX Pro 850X masih bertahan di PCIe 4.0 namun tetap membawa DRAM.

Model kelas bawah tanpa DRAM mengandalkan teknologi Host Memory Buffer, yang memanfaatkan sebagian RAM sistem untuk fungsi caching.

Untuk manajemen perangkat, pengguna kini akan diarahkan menggunakan aplikasi SanDisk Dashboard. Sebelumnya, Western Digital telah menghentikan WD Dashboard pada 2025, menandai peralihan penuh dukungan SSD ke ekosistem SanDisk.

Lihat Juga |  Jokowi: Devisa Hilang Rp 165 Triliun karena 2 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri

Sumber artikel: https://apps.detik.com/detik/

Baca Juga

Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS

Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok

Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi

Iman Sutiawan Punya Motor Mewah, Utang Rp 938 Juta

KPK Respons “Motor Gede” Ketua DPRD Kepri, Belum Tercatat di LHKPN

Editor 12/Jan/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?