Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan UGD RSUD Embung Fatimah Batam
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun
17/Apr/2026
Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang
17/Apr/2026
Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan
17/Apr/2026
Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M
17/Apr/2026
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
16/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan UGD RSUD Embung Fatimah Batam

Oleh: Editor Terbit: 10/Feb/2026
RSUD Embung Fatimah, Kota Batam

Newsnow.id, Batam – Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Embung Fatimah kembali menjadi sorotan. Seorang warga berinisial M mengungkapkan kekecewaannya setelah mertuanya yang dalam kondisi lemah dan kesakitan dipulangkan oleh pihak rumah sakit pada tengah malam, tak lama setelah tiba menggunakan ambulans. Peristiwa ini bermula pada Sabtu (7/2/2026) malam.

Pasien yang baru saja mengaktifkan kepesertaan BPJS-nya pada 5 Februari lalu, dilarikan ke RSUD Embung Fatimah sekitar pukul 21.00 WIB menggunakan ambulans bantuan dari TG Riau karena kondisi fisik yang menurun drastis.

Setelah melewati proses administrasi dan pemeriksaan awal, pihak keluarga diminta menunggu. Namun, tepat pada pukul 00.00 WIB, pihak perawat jaga menyatakan bahwa kondisi pasien normal dan diperbolehkan pulang. “Pas jam 00.00 WIB dapat info katanya disuruh pulang, katanya normal.

Lihat Juga |  Peradi-Sabah Law Society Kerja Sama Kawal Investasi di IKN

Padahal posisi mertua saya saat itu kesakitan dan kondisinya sudah sangat lemas,” ujar M kepada Batamnews.co.id Kekecewaan keluarga memuncak ketika pihak rumah sakit tidak memberikan hasil pengecekan medis secara detail kepada keluarga.

Pasien hanya dibekali obat lambung, obat mual, dan vitamin, tanpa penjelasan lebih lanjut mengapa pasien masih merasakan sakit yang luar biasa jika hasil pemeriksaan dinyatakan normal. “Perawat bilang mertua saya normal, tidak ada penyakit apa-apa. Tapi nyatanya sampai saat ini kondisi bapak masih sama seperti saat dibawa ke rumah sakit, masih kesakitan,” tambahnya.

Menanggapi keluhan yang sempat disampaikan melalui pesan singkat kepada pihak rumah sakit, perwakilan Humas RSUD Embung Fatimah dilaporkan telah menghubungi pihak keluarga untuk melakukan klarifikasi melalui telepon. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah medis lanjutan yang diterima pasien terkait rasa sakit yang masih dideritanya.

Lihat Juga |  RDP 24 Pengwil INI dengan DPR RI 'Mentah'

Keluarga berharap adanya perbaikan pelayanan di rumah sakit milik pemerintah tersebut, terutama dalam hal empati dan ketepatan diagnosa bagi pasien yang datang dalam kondisi darurat. (Int)

Sumber : https://www.batamnews.co.id/

Baca Juga

Gagal Operasikan RSBP, Mayapada Hospital di KEK Sekupang Tak Kunjung Dibangun

Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang

Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan

Pejabat Negara Terkaya di Kepri, Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M

Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah

Editor 10/Feb/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
PeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun

Editor Oleh: Editor 14/Apr/2026
Pelaku Utama Tewasnya Bripda Natanael, Bripda AS Dijerat Pasal Penganiayaan
Re-ekspor Kontainer Terindikasi Limbah B3 Dihentikan, Nexus3 Foundation: Ilegal dan Tak Bisa Dipilah
Disebut Air Bersih, Ditagih Tarif Air Minum: Publik Minta BP Batam Tinjau Ulang
Bripda Natanael Simanungkalit Dimakamkan Secara Kedinasan
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?