Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Yusril Koto Ditangkap di Batam, Polisi Ungkap Dugaan Ancaman di Balik Berita Negatif
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Yusril Koto Ditangkap di Batam, Polisi Ungkap Dugaan Ancaman di Balik Berita Negatif
19/Okt/2026
Batik Air Malaysia Layani Penerbangan Perdana, Batam- Penang
18/Okt/2026
Perayaan HUT AKP2I Ke-11 Berlangsung Di Prama Hotel Sanur Bali
17/Okt/2026
PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
14/Sep/2026
Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum
11/Sep/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Yusril Koto Ditangkap di Batam, Polisi Ungkap Dugaan Ancaman di Balik Berita Negatif

Oleh: Editor Terbit: 19/Okt/2026
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei (F:BN)

NewsNow.Id, Batam – Aktivis yang menjabat sebagai Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LiRA) Kepulauan Riau (Kepri), Yusril Koto, ditangkap tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri, Senin (19/10/2026) dini hari.

Yusril diduga melakukan pengancaman terhadap seorang pengusaha dengan meminta uang agar pemberitaan bernada negatif yang dibuatnya diturunkan.

Total uang yang diduga diterima Yusril mencapai sekitar Rp 9 juta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, membenarkan penangkapan tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Kepri.

“Yang bersangkutan tadi pagi, dini hari, telah dilakukan penangkapan oleh tim gabungan dari Dittipidum Bareskrim Polri bersama dengan Ditreskrimum Polda Kepri,” ujar Nona, Senin (19/10).

Menurut Nona, Yusril diduga meminta uang kepada seorang pengusaha dengan ancaman akan memublikasikan atau mempertahankan pemberitaan bernada negatif apabila permintaannya tidak dipenuhi. 

Lihat Juga |  Sthefani: Anggaran BP Batam Masuk Mekanisme APBN, Meski Pendanaan Berbasis PNBP

Sebaliknya, pemberitaan tersebut disebut akan diturunkan jika pengusaha memberikan uang.

“Kalau sudah dilakukan pemberian sejumlah uang, maka berita tersebut akan diturunkan oleh saudara Yusril,” jelasnya.

Diduga Terima Transfer Rp 9 Juta Bertahap.

Nona mengungkapkan, berdasarkan keterangan yang diterima kepolisian, uang yang diduga diterima Yusril mencapai sekitar Rp 9 juta. Uang tersebut ditransfer ke rekening secara bertahap.

“Besaran uangnya total itu ada kurang lebih sembilan juta. Sudah diterima by rekening, ditransfer bertahap. Bertahap diberikan kepada yang bersangkutan,” katanya.

Kasus ini bermula dari pemberitaan negatif mengenai seorang pengusaha yang diketahui menjalin kerja sama dengan pemerintah. Pengusaha tersebut kemudian melaporkan dugaan pengancaman yang dilakukan Yusril.

Berdasarkan keterangan pelapor, Yusril diduga membuat pemberitaan negatif mengenai proyek pemerintah yang berkaitan dengan pengusaha tersebut. Setelah pemberitaan muncul, Yusril disebut menghubungi pengusaha itu untuk bertemu.

Lihat Juga |  Waspada Penipuan Rekrutmen Bersama BUMN: Seluruh Tahapan Rekrutmen Bebas Biaya

Dalam pertemuan tersebut, pengusaha diduga menyerahkan sejumlah uang dengan harapan pemberitaan yang dimaksud diturunkan. 

Penyerahan uang itu disebut terjadi beberapa kali terhadap pengusaha yang sama.

Nona mengatakan, apabila uang tidak diberikan, pemberitaan tersebut diancam tetap dipublikasikan dengan narasi negatif.

“Karena kalau tidak diberikan, maka berita itu akan tetap dengan narasi yang negatif tentunya,” tuturnya.

Ia menambahkan, menurut keterangan pelapor, kondisi yang diberitakan tidak benar sebagaimana narasi dalam pemberitaan yang dibuat Yusril.

Dijerat Pasal 483 Ayat 1 KUHP.

Atas dugaan perbuatannya, Yusril dikenakan Pasal 483 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Terhadap yang bersangkutan dikenakan Pasal 483 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 atau KUHP yang baru,” katanya.

Nona menyampaikan, Yusril selanjutnya dibawa ke Bareskrim Polri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Mengenai penangkapan, Nona membenarkan bahwa Yusril diamankan di ruko miliknya di wilayah Batam.

Lihat Juga |  Isi BBM Subsidi Tak Bisa Pindah SPBU, Perhatikan Ukuran Tangki

Ia juga membenarkan adanya perlawanan saat petugas melakukan penangkapan. Meski demikian, Yusril berhasil dibawa oleh kepolisian.

Penanganan perkara ini akan dilakukan melalui penyidikan bersama atau joint investigation oleh Dittipidum Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Kepri. Penyidikan dilakukan bersama karena lokasi kejadian atau locus delicti berada di Batam.

“Yang bersangkutan sudah dibawa oleh kepolisian dan nanti penyidikannya akan dilakukan bersama-sama dengan Ditreskrimum Polda Kepri. Karena proses penyidikannya memang demikian, joint investigation-nya. Lokusnya di Batam,” jelas Nona.

Polda Kepri menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses penyidikan berjalan.

Dalam kesempatan tersebut, Nona menegaskan bahwa perkara yang menjerat Yusril berkaitan dengan dugaan pengancaman terhadap pengusaha dan tidak berhubungan dengan PT PLN.

“Tidak berkaitan dengan PLN,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, perkara tersebut masih dalam penanganan kepolisian

Baca Juga

Batik Air Malaysia Layani Penerbangan Perdana, Batam- Penang

Perayaan HUT AKP2I Ke-11 Berlangsung Di Prama Hotel Sanur Bali

PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang

Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum

Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar

Editor 19/Okt/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News

Perayaan HUT AKP2I Ke-11 Berlangsung Di Prama Hotel Sanur Bali

Editor Oleh: Editor 17/Okt/2026
Batik Air Malaysia Layani Penerbangan Perdana, Batam- Penang
Yusril Koto Ditangkap di Batam, Polisi Ungkap Dugaan Ancaman di Balik Berita Negatif
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?