Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim Batam Belum juga Dibongkar
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Gadai Emas di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir
13/Jun/2026
Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap
13/Jun/2026
Label “Blacklist” Berujung Laporan Polisi, Lintong Tegaskan Semua Warga Setara di Mata Hukum
13/Jun/2026
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
11/Jun/2026
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
11/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim Batam Belum juga Dibongkar

Oleh: Editor Terbit: 2/Feb/2026
Bandara Hang Nadim Batam

Newsnow.id, Batam – Mimpi Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim telah berjalan hampir dua (2) tahun sejak peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 30 Mei 2024.

Hal itu terungkap dalam laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan BP Batam Tahun 2024 yang dirilis November 2025.

Dikutip dari laporan BPK yang dilansir November 2025, pembongkaran gudang kargo lama merupakan prasyarat untuk memulai pekerjaan Terminal 2A.

Pekerjaan tersebut wajib dimulai paling lambat 30 hari setelah pembongkaran.

Namun, agar pembongkaran dapat dilakukan tanpa mengganggu pelayanan jasa kargo, diperlukan terminal kargo baru yang sudah beroperasi penuh. BP Batam telah membangun gudang kargo baru di area bandara pada tahun 2022 dengan anggaran Rp 116 miliar lebih.

Lihat Juga |  Terlibat Korupsi Penyaluran Pupuk Subsidi, 6 ASN Ditahan Kejari Pelalawan

Masalahnya, BP Batam belum melengkapi fasilitas penting seperti mesin x-ray multiview, peralatan pendeteksi bahan peledak, dan inlet roller dengan anggaran Rp 31 miliar lebih.

Kondisi itu berdampak pada belum dioperasikannya gudang kargo baru oleh PT BIB karena serah belum terlaksana akibat kekuranglengkapan fasilitas tersebut, sehingga berimbas pula pada proyek besar pembangunan Terminal 2A yang tak kunjung dimulai.

Changi Singapura Malaju dengan Terminal 5

Kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim diatur dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor PKS 47/SPJ/KA/12/2021 dan 0001/BIB/2021 tertanggal 21 Desember 2021, yang kemudian diamandemen pada 24 Juni 2022.

Kerja sama dengan skema KSP (Kerja Sama Pemanfaatan Aset) dan KSPI (Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur) ini berjangka 25 tahun.

Lihat Juga |  Penambang Nikel Dorong Integrasi Ekonomi Indonesia di ASEAN

Dalam perjanjian, BP Batam bertindak sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), sementara PT Bandar Udara Internasional Batam (BIB) sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP).

PT BIB diwajibkan melaksanakan pekerjaan pengembangan terminal, termasuk pembangunan Terminal 2A dengan nilai investasi mencapai Rp 2,8 triliun, sesuai financial model yang telah disepakati.

Anehnya, meski perjanjian telah jelas menyatakan bahwa pembangunan Terminal 2A harus dimulai paling lambat 30 hari setelah pembongkaran gudang lama, kenyataannya hampir dua tahun berlalu, gudang kargo lama masih berdiri.

Pertanyaan besar yang mengemuka: Sampai kapan proses ini akan terbengkalai?

Sementara itu Singapura tengah membangun Terminal 5 yang akan selesai tahun 2030. Terminal ini dikabarkan menjadi terminal penerbangan reguler komersial ekslusif bagi perusahaan penerbangan Singapura.

Lihat Juga |  Demo di BP Batam Memanas, Amsakar: Jangan Serang Personal, Li Claudia: Titipan dari Mana?

Pembangunan telah dimulai 14 Mei 2025. Terminal 5 Bandara Changi dirancang dapat menampung sekitar 50 juta penumpang per tahun.

Bandara Changi, selama tahun 2025 dengan Terminal 1, 2, 3 dan 4, telah melayani 68,98 jutaa penumpang.

Sementara Terminal 1 Bandara Hang Nadim Batam, baru melayani 135 ribu penumpang di tahun yang sama.

Atas temuan BPK, BatamNow.com telah mengirimkan konfirmasi kepada Kabiro Humas BP Batam, Muhamad Taofan namun belum ada respons. (Red)

Sumber: Batamnow.com

Baca Juga

Gadai Emas di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap

Label “Blacklist” Berujung Laporan Polisi, Lintong Tegaskan Semua Warga Setara di Mata Hukum

Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri

Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

Editor 2/Feb/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisHukum & KriminalPilihan RedaksiPolitikTeknologi

PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang

Editor Oleh: Editor 11/Jun/2026
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
Sidang Kasus Kematian LC di Batam: Saksi Sebut Ada Video Rekayasa Sebelum Korban Dianiaya
Kasus Terdakwa Dju Seng Merusak Berhektare Mangrove Tanjung Gundap
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?