Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Pramugari Pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Tersangkut di Pohon
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam
26/Jun/2026
Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara
26/Jun/2026
Tarif Penyeberangan Batam-Bintan Diskon hingga 30 Persen, Periode 20 Juni-5 Juli 2026
26/Jun/2026
Di Tengah Turunnya Daya Saing Indonesia di IMD WCR, Dr Ampuan Situmeang SH MH Pertanyakan Kenaikan Tarif Peti Kemas
26/Jun/2026
Gadai Emas Jadi Primadona, BRK Syariah Tingkatkan Standar Keahlian Penaksir Jaminan Emas (Rahn)
26/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Pramugari Pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Tersangkut di Pohon

Oleh: Editor Terbit: 21/Jan/2026
Florencia Lolita Wibisono - Pramugari ATR 42-500

Newsnow.id, Sulawesi – Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan akhirnya ditemukan.

Sayangnya Florencia Lolita Wibisono ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersangkut di pohon tepi jurang. Jenazah pramugari berusia 32 tahun itu ditemukan di kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.

Florencia ditemukan oleh tim relawan dan SAR pada Senin (19/1/2026), dua hari setelah pesawat nahas tersebut mengalami kecelakaan pada Sabtu (17/1/2026).

Saipul, anggota Tim Arai Sulsel, menjadi orang pertama yang menemukan korban kedua dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh pada Sabtu, 17 Januari 2025.

Tubuh korban tampak tersangkut di sela dahan pohon pada lereng curam dan sebuah nametag yang masih melekat di pakaiannya.

Lihat Juga |  Pengamat Intelijen Yakin Mayjen Rafael Granada Baay Mampu Beri Pengamanan VVIP Maksimal
Foto Almarhumah Pramugari Pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono

Jejak Jatuh dari Ketinggian

Proses pencarian dilakukan dalam kondisi yang sangat menantang, karena kabut pekat, hujan, jalur licin, serta jarak pandang yang terbatas.

Saipul bergerak menyusuri area sekitar puing pesawat ATR 42/500 milik Indonesia Air Transport (IAT).

Sekitar pukul 14.00 WITA, ia menemukan kejanggalan di lokasi yang berjarak kurang lebih 100 meter dari titik kepala pesawat.

“Korban kedua ditemukan sekitar jam dua siang, posisinya sekitar 100 meter sebelum titik kepala pesawat,” ujar Saipul.

Kecurigaan Saipul muncul saat melihat sejumlah pohon patah dan bebatuan yang berserakan. Kondisi tersebut mengisyaratkan adanya benda berat yang jatuh dari atas lereng.

Ia pun memperluas area pencarian ke sisi kanan jalur, dan firasatnya terbukti benar ketika menemukan jasad korban di jurang pegunungan Bulusarang.

Lihat Juga |  Beras Ilegal Banjiri Batam, DPR: Pemerintah Harus Bisa Tuntaskan

“Saya menduga ada korban, lalu menyisir lereng sebelah, dan di situlah saya menemukannya,” jelas Saipul.

Dari kejauhan, jasad korban terlihat dalam posisi tengkurap dan tersangkut di pohon.

Saipul memilih tidak langsung mendekat dan menunggu kedatangan personel SAR lainnya.

Setelah bersama tim Basarnas dan relawan mendekati lokasi, mereka memastikan korban berjenis kelamin perempuan.

Saipul menuturkan, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan akibat jatuh dari ketinggian.

Tubuhnya tertahan pohon di lereng terjal dengan posisi tengkurap, dan kaki kanan mengalami patah.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam hitam ATR 42-500, celana jins, serta sepatu kets hitam. (Int)

Baca Juga

Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam

Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara

Tarif Penyeberangan Batam-Bintan Diskon hingga 30 Persen, Periode 20 Juni-5 Juli 2026

Di Tengah Turunnya Daya Saing Indonesia di IMD WCR, Dr Ampuan Situmeang SH MH Pertanyakan Kenaikan Tarif Peti Kemas

Gadai Emas Jadi Primadona, BRK Syariah Tingkatkan Standar Keahlian Penaksir Jaminan Emas (Rahn)

Editor 21/Jan/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?