Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Belanja Pemko Batam dan Pegawai Naik, Setahun setelah Amsakar Achmad dan Li Claudia Memimpin
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS
18/Mei/2026
Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok
18/Mei/2026
Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi
18/Mei/2026
Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam
18/Mei/2026
Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi
13/Mei/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Belanja Pemko Batam dan Pegawai Naik, Setahun setelah Amsakar Achmad dan Li Claudia Memimpin

Oleh: Editor Terbit: 8/Apr/2026

Newsnow.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai menyusun strategi efisiensi anggaran belanja di 30 persen untuk tahun depan sesuai arahan Presiden Prabowo.

Tapi di satu sisi justru tren kenaikan realisasi belanja daerah dan belanja pegawai mengalami peningkatan.

Mengacu data laporan Pemko Batam, menunjukkan total belanja daerah Batam pada 2025 mencapai Rp 4,00 triliun, meningkat sekitar Rp 380,24 miliar atau 10,48 persen dibandingkan 2024 sebesar Rp 3,62 triliun.

Kenaikan tersebut terutama terjadi pada belanja operasi yang naik menjadi Rp 3,19 triliun dari Rp 2,97 triliun pada tahun sebelumnya.

Belanja modal juga meningkat dari Rp 656,05 miliar menjadi Rp 797,42 miliar.

Sementara belanja tak terduga dan belanja transfer turut mengalami kenaikan menjadi Rp 9,6 miliar.

Lihat Juga |  Krisis Air Bertahun-tahun di Taman Sari Hijau, Tinggal Janji, Tak Kunjung Tuntas

Pada belanja operasi, terdapat kenaikan untuk belanja pegawai yang kini hangat dibahas. Pada 2024, belanja pegawai tercatat Rp 1,50 triliun dan meningkat menjadi Rp 1,71 triliun pada 2025. Angka ini naik sekitar Rp 203,32 miliar atau 13,48 persen.

Selain itu, belanja barang dan jasa juga mengalami kenaikan, meski tidak sebesar belanja pegawai.

Sementara belanja hibah justru menurun dari Rp 217 miliar ke Rp 205 miliar dan belanja bantuan sosial meningkat cukup tajam menjadi Rp 8,16 miliar dari Rp 461 juta pada tahun sebelumnya.

Pendapatan Meningkat

Kabar baiknya, meski belanja meningkat, namun masih diimbangi pendapatan Pemko Batam yang mengalami kenaikan.

Total pendapatan daerah pada tahun 2025 mencapai Rp 4,14 triliun, naik dari Rp 3,64 triliun(2024) atau sekitar 10,49 persen.

Lihat Juga |  Pengusaha Akui Minta Menaker Terbitkan Aturan Potong Upah 25 Persen

Kenaikan ini didorong oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp 2,25 triliun, dari Rp 1,76 triliun, terutama dari sektor pajak daerah.

Data dipaparkan di atas juga dikutip dari dokumen LKPj penyelenggaraan anggaran Pemerintah Kota Batam selama tahun 2025 di rapat paripurna DPRD Kota Batam, 30 Maret 2026.

Sebagian data itu dikutip dari laporan keuangan Pemko Batam audit BPK tahun 2024 yang dirilis pada 2025.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan efisiensi anggaran tetap dilakukan meski pendapatan daerah meningkat. Namun implementasinya belum tampak pada realisasi efisiensi pada tahun 2025.

Pemko Batam menargetkan porsi belanja pegawai ditekan hingga 30 persen dari APBD mulai tahun depan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 yang berlaku paling lambat 2027.

Lihat Juga |  Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun

Saat ini, Pemko Batam masih membahas skema penyesuaian bersama OPD, termasuk optimalisasi pendapatan daerah.

Efisiensi, kata Amsakar, juga berpotensi menyasar pejabat struktural, dengan opsi penyesuaian penghasilan sebagai langkah awal.

Amsakar menegaskan kebijakan akan dimulai dari jajaran pimpinan sebagai bentuk keteladanan, bukan ASN level bawah.

Namun, dengan realisasi belanja pegawai yang masih tinggi, upaya efisiensi dinilai menjadi tantangan ke depan.

Terkait validasi data data di atas, telah dicoba klarifikasi ke Kadiskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, namun belum memberi respons. (A/Red)

Baca Juga

Sebelum Akhir Juni 2026; Ahli Ekonomi Sebut Rupiah Bisa Sentuh Rp20 Ribu per Dolar AS

Bea Cukai Arab Saudi Bongkar Koper Jemaah Haji Indonesia, Isinya 100 Slop Rokok

Status Tanah HGB di Atas Tanah HPL: Dilema Hak Konstitusional Warga Vs Kepentingan Investasi

Keluar Mobil Tahanan, Wilson Lukman “Diserbu” Keluarga Korban Pembunuhan di Batam

Protes Air Mati dan Keruh, Warga Pesona Bukit Laguna Datangi Kantor PT ABHi

Editor 8/Apr/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?