Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Sthefani: Anggaran BP Batam Masuk Mekanisme APBN, Meski Pendanaan Berbasis PNBP
Notifikasi Lainnya
Terbaru
PNBP Tertinggi BP Batam dari Usaha Air Minum: Hantarkan BP Batam ‘Mandiri Fiscal’
22/Jun/2026
Sthefani: Anggaran BP Batam Masuk Mekanisme APBN, Meski Pendanaan Berbasis PNBP
22/Jun/2026
Jadi Tersangka Usai Berulang Kali Aniaya Anak
22/Jun/2026
Tragis, Pemuda Tewas Dikeroyok Anggota Ormas di Siantar
22/Jun/2026
Di Balik Penundaan Tarif Baru Layanan Peti Kemas, Muncul Isu Pengusaha Berniat Pindah ke LN, BP Batam Membantah
19/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Sthefani: Anggaran BP Batam Masuk Mekanisme APBN, Meski Pendanaan Berbasis PNBP

Oleh: Editor Terbit: 22/Jun/2026

NewsNow.ID, Batam – Klaim yang menyebut BP Batam tidak lagi bergantung pada APBN pada Tahun Anggaran 2027 dalam mengelola kawasan mendapat sorotan dari sejumlah pihak.

Sumber yang memahami mekanisme penganggaran pemerintah menjelaskan bahwa seluruh Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperoleh BP Batam tetap merupakan bagian dari penerimaan negara yang dilaporkan kepada Kementerian Keuangan dan masuk dalam mekanisme pengelolaan APBN.

Menurutnya, meskipun BP Batam tidak mendapatkan alokasi Rupiah Murni (RM) dari pemerintah pusat untuk Tahun Anggaran 2027, seluruh kebutuhan pendanaannya tetap dalam mekanisme APBN meski bersumber dari PNBP yang dihimpun dari berbagai aktivitas pengelolaan kawasan.

“PNBP BP Batam memang menjadi sumber utama pembiayaan kegiatan. Namun dana tersebut tetap merupakan penerimaan negara dan penggunaannya harus melalui mekanisme APBN yang dituangkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA),” ujarnya.

Ia menegaskan, perbedaan pada Tahun Anggaran 2027 hanya terletak pada tidak adanya alokasi Rupiah Murni dari pemerintah pusat.

Dengan demikian, BP Batam tidak memperoleh tambahan dana transfer langsung dari APBN, melainkan sepenuhnya mengandalkan PNBP yang dihasilkan sendiri.

Lihat Juga |  Karyawan Indomaret Batam Suarakan Keresahan Soal Isu Penghapusan Lembur Tanggal Merah

“Kalau yang dimaksud adalah tidak ada lagi alokasi Rupiah Murni, itu benar. Namun jika dimaknai bahwa BP Batam tidak lagi menggunakan APBN, itu tidak tepat karena mekanisme penganggarannya tetap melalui APBN,” katanya.

Data yang dihimpun BatamNow.com menunjukkan bahwa PNBP BP Batam bersumber dari berbagai sektor usaha dan layanan yang dikelola, antara lain Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Uang Wajib Tahunan (UWT), jasa kepelabuhanan, serta layanan kawasan lainnya.

Untuk memperoleh kejelasan, BatamNow.com telah meminta konfirmasi kepada BP Batam melalui Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian.

Ia menegaskan bahwa mekanisme penganggaran BP Batam tetap berada dalam sistem APBN.

“Mekanisme penganggaran BP Batam tetap berada dalam sistem APBN. Namun, pada Tahun Anggaran 2027, BP Batam tidak mengajukan alokasi Rupiah Murni (RM), sehingga seluruh sumber pendanaan berasal dari PNBP-BLU BP Batam,” jelas Sthefani.

Ia menambahkan, PNBP yang diterima BP Batam tetap merupakan bagian dari penerimaan negara dan penggunaannya dilaksanakan melalui mekanisme penganggaran APBN yang dituangkan dalam DIPA.

Lihat Juga |  Ketua DPD Partai Hanura Kepri: Tak Ada Penambahan Rekomendasi Calon Ketua DPC Batam

“BP Batam diberikan kewenangan untuk menggunakan PNBP sesuai ketentuan dalam PP Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pengelolaan BLU BP Batam, dengan tetap melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Sthefani juga mengungkapkan bahwa sebelumnya BP Batam masih memperoleh alokasi Rupiah Murni. Pada Tahun Anggaran 2026, misalnya, BP Batam mendapatkan alokasi sebesar Rp 80 miliar.

Sementara itu, pagu indikatif BP Batam untuk Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 2,4 triliun berasal dari target PNBP BP Batam.

Anggaran tersebut telah disetujui dalam rapat Komisi VI DPR RI bersama BP Batam pada Rabu (17/06/2026).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut tetap akan diproses melalui mekanisme APBN hingga ditetapkan dalam DIPA BP Batam Tahun 2027.

Pendapatan Rupiah Murni BP Batam
Penelusuran BatamNow.com dari laporan keuangan audited menunjukkan BP Batam masih mencatatkan pendapatan Rupiah Murni dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2023, pendapatan Rupiah Murni tercatat lebih dari Rp 290 miliar. Kemudian pada tahun 2024 meningkat menjadi sekitar Rp 554 miliar.

Lihat Juga |  Kebutuhan Sambungan Air Bersih di Batam Terus Meningkat

Jika dibandingkan dengan total PNBP BP Batam, proporsi Rupiah Murni pada 2023 sekitar 18 persen dari total PNBP sekitar Rp 1,6 triliun. Pada tahun 2024, porsinya sekitar 24 persen dari total PNBP lebih dari Rp 2,2 triliun.

Sementara pada tahun 2025, Rupiah Murni tercatat sekitar Rp 5,78 miliar dibandingkan PNBP sekitar Rp 1,9 triliun lebih.

Untuk tahun 2026, BP Batam masih memperoleh alokasi Rupiah Murni sebesar Rp 80 miliar, dengan target PNBP sekitar Rp 2,4 triliun.

Namun untuk tahun 2027, BP Batam tidak lagi mencatatkan target pendapatannya sari Rupiah Murni, kecuali dari PNBP yang masuk dalam mekanisme APBN.

Kondisi yang beda dengan pengelolaan pendapatan Pemerintah Daerah, selain Transfer ke Daerah (TKD) dengan Rupiah Murni dari pemerintah pusat, pendapatan daerah tidak masuk dalam mekanisme APBN kecuali APBD. Dan di Pemda berlaku istilah mandiri fiscal. (A/Red)

Baca Juga

PNBP Tertinggi BP Batam dari Usaha Air Minum: Hantarkan BP Batam ‘Mandiri Fiscal’

Jadi Tersangka Usai Berulang Kali Aniaya Anak

Tragis, Pemuda Tewas Dikeroyok Anggota Ormas di Siantar

Di Balik Penundaan Tarif Baru Layanan Peti Kemas, Muncul Isu Pengusaha Berniat Pindah ke LN, BP Batam Membantah

BP Batam Gelar Rapat Lanjutan Bahas Penyesuaian Tarif Terminal Peti Kemas

Editor 22/Jun/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisHukum & KriminalInternasionalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Ada Apa Biaya Hujan Buatan BP Batam? Media Diminta Ajukan Permohonan ke PPID

Editor Oleh: Editor 17/Jun/2026
Penundaan Kenaikan Tarif Layanan Kontainer Tak Terkait Pengalihan Saham PT Persero ke BP Batam di PT BTP
Demo Mahasiswa Batam Memanas Usai Oknum Polisi Diduga Memaki
Rikson: Batam adalah Kota Perantau, Persoalan Kriminalitas Tak Selesai Hanya dengan Pendekatan Administratif
Di Balik Penundaan Tarif Baru Layanan Peti Kemas, Muncul Isu Pengusaha Berniat Pindah ke LN, BP Batam Membantah
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?