Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Kebutuhan Sambungan Air Bersih di Batam Terus Meningkat
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun
14/Apr/2026
Kasus BizChannel Meluas, Tiga Perusahaan di Batam Alami Transaksi Mencurigakan, Kerugian Mencapai Rp 750 Juta.
12/Apr/2026
Diduga Transaksi Ilegal Melalui BizChannel, PT XSS Rugi Rp 1,86 Miliar
11/Apr/2026
SMN: Waketum DPP PKB Hanif Dakhiri Akan Buka Muscab PKB Batam
10/Apr/2026
Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Minta Kadis Evaluasi Bazar MTQH
10/Apr/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Kebutuhan Sambungan Air Bersih di Batam Terus Meningkat

Oleh: Editor Terbit: 8/Apr/2026
Waduk Duriangkang, Badan Pengusahaan (BP) Batam pekan lalu melaporkan bahwa debit air di beberapa waduk mengalami penyusutan rata-rata 2 hingga 3 sentimeter per hari.

Newsnow.id, Batam – Kebutuhan air bersih di Kota Batam terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan investasi yang berkembang pesat. Saat ini, jumlah pelanggan air telah mencapai sekitar 342 ribu sambungan dan setiap tahun bertambah rata-rata 12 ribu pelanggan baru. ‎Kondisi ini membuat pengelolaan air tidak bisa lagi bergantung pada satu solusi semata.
‎
‎Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuy Sirait, menjelaskan bahwa ke depan kebutuhan air di Batam akan terus naik sehingga perlu pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
‎
‎“Ke depan, kebutuhan air di Batam memang akan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan investasi. Karena itu, pendekatannya tidak bisa hanya satu solusi,” ujarnya, Rabu (8/4) siang
‎
‎Prinsip pembangunan waduk baru tetap diperlukan. Namun, kondisi geografis Batam yang memiliki keterbatasan lahan menjadi tantangan tersendiri.

Lihat Juga |  SanDisk Setop SSD WD Blue dan WD Black: Ganti ke SanDisk Optimus

‎Selain itu, pembangunan waduk juga membutuhkan waktu panjang serta biaya yang tidak sedikit.
‎
‎Oleh karena itu, BP Batam mendorong strategi gabungan melalui beberapa pendekatan sekaligus.
‎
‎Pertama, optimalisasi waduk yang sudah ada, termasuk peningkatan kapasitas dan pengurangan kebocoran air.
‎
‎Kedua, pembangunan waduk baru secara selektif di lokasi yang masih memungkinkan, seperti di wilayah Pulau Galang.
‎
‎Ketiga, pemanfaatan sumber air alternatif, seperti teknologi desalinasi air laut (Sea Water Reverse Osmosis/SWRO) serta pengolahan air limbah domestik yang dikembalikan ke waduk.
‎
‎Keempat, membuka peluang kerja sama dengan daerah lain seperti Bintan dan Lingga, sepanjang memungkinkan secara teknis, ekonomi, dan regulasi.
‎
‎Selain upaya peningkatan kapasitas, tantangan lain yang dihadapi adalah kondisi daerah tangkapan air (DTA) yang berada di bawah naungan SPAM BP Batam. Kawasan ini mencakup seluruh area hutan di sekitar waduk yang berfungsi sebagai penyangga ketersediaan air.
‎
‎Pada awal tahun 2026, kondisi cuaca panas ekstrem memicu kebakaran di sejumlah wilayah DTA. Hingga 30 Maret, tercatat sekitar 51 hektare area terdampak kebakaran yang tersebar di enam lokasi waduk.
‎
‎Secara keseluruhan, terdapat sedikitnya 14 titik data kebakaran hutan dari BP Batam, mulai dari Pulau Rempang, kawasan Duriangkang dengan enam lokasi berbeda, Tembesi empat lokasi, hingga Nongsa dan Sei Harapan yang masing-masing juga mengalami kebakaran.
‎
‎Untuk mengatasi dampak tersebut, SPAM BP Batam menjalankan program rehabilitasi hutan dan reboisasi setiap tahun dengan melibatkan berbagai pihak, seperti BPDAS Sei Jang, PT ABHu, PT Ecogreen, PT TDK, serta organisasi non-pemerintah yang peduli lingkungan.
‎
‎Pada tahun ini, rehabilitasi hutan dilakukan di area seluas sekitar 15 hektare, khususnya pada wilayah terdampak kebakaran.
‎
‎Selain itu, reboisasi juga akan dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dengan beberapa perusahaan yang sudah mulai melakukan penjajakan untuk terlibat dalam pemulihan kawasan tersebut. (*)

Lihat Juga |  Jelang Ramadan 2023, Dewan Masjid Indonesia Serukan Lima Hal Penting

Sumber: https://metropolis.batampos.co.id

Baca Juga

Kekayaan Bupati Natuna Cen Sui Lan Amblas Rp 273 Miliar dalam Setahun

Kasus BizChannel Meluas, Tiga Perusahaan di Batam Alami Transaksi Mencurigakan, Kerugian Mencapai Rp 750 Juta.

Diduga Transaksi Ilegal Melalui BizChannel, PT XSS Rugi Rp 1,86 Miliar

SMN: Waketum DPP PKB Hanif Dakhiri Akan Buka Muscab PKB Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Minta Kadis Evaluasi Bazar MTQH

Editor 8/Apr/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisHukum & KriminalInternasionalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

KPK Ingatkan BP Batam Soal Land Banking, Tanah Cen Sui Lan Kembali Disorot Publik.

Editor Oleh: Editor 10/Apr/2026
Pria Tewas di Tumpukan Sampah Pasar Jodoh
Kasus BizChannel Meluas, Tiga Perusahaan di Batam Alami Transaksi Mencurigakan, Kerugian Mencapai Rp 750 Juta.
SMN: Waketum DPP PKB Hanif Dakhiri Akan Buka Muscab PKB Batam
43 Anggota DPRD Batam Belum Patuh LHKPN
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?