Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Demo di BP Batam Memanas, Amsakar: Jangan Serang Personal, Li Claudia: Titipan dari Mana?
Notifikasi Lainnya
Terbaru
PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
14/Sep/2026
Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum
11/Sep/2026
Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar
25/Jul/2026
Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam
26/Jun/2026
Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara
26/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Demo di BP Batam Memanas, Amsakar: Jangan Serang Personal, Li Claudia: Titipan dari Mana?

Oleh: Editor Terbit: 23/Jan/2026
Wakil Walikota Batam Ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra

Newsnow.id, Batam – Tensi aksi demonstrasi krisis air oleh warga Tanjung Sengkuang di depan Kantor BP Batam pada Kamis (22/01/2026) siang, sempat memanas.

Awalnya, ratusan warga tiba sekira pukul 12.30 WIB di depan gerbang BP Batam yang telah ditutup dan dijaga personel kepolisian serta Ditpam.

Selang beberapa waktu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan wakilnya Li Claudia Chandra keluar dari gedung dan menemui peserta aksi.

Tampak hadir juga Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono dan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Kemudian Amsakar yang berdiri di atas kap mesin bagian depan mobil polisi yang dilengkapi pengeras suara bersama Li Claudia di balik gerbang BP Batam, meminta perwakilan aksi untuk menyampaikan poin tuntutan.

Syamsuddin pun membacakan tiga tuntutan warga (Tritura) Tanjung Sengkuang: segera alirkan air bersih, keadilan dalam distribusi air, dan permintaan mundur dari jabatan bila tidak melaksanakan dua tuntutan warga.

Sebelum giliran Amsakar merespons tuntutan warga, massa aksi sempat protes ketika ada gestur menunjuk dari Li Claudia.

Lihat Juga |  Lantik Pengurus DPC Peradi Jaktim, Prof Otto Minta Advokat Berikan Pelayanan First Class
Wakil Walikota Batam Ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra

“Woi jangan nunjuk-nunjuk,” begitu suara teriakan dari barisan peserta demo.

Kemudian suasana kembali tenang, dan Amsakar menyampaikan tanggapannya.

“Pertama, soal pelayanan air bersih tidak ada perbedaan kita sama dengan lain warga sini,” katanya, lalu dibalas sorakan protes dari warga

Namun, lanjut Amsakar, masih ada 18 stressed-area termasuk Tanjung Sengkuang, yang aliran air perpipaannya belum terdistribusi secara normal.

Menurutnya sudah ada pengerahan armada truk air sebagai solusi sementara, meski memang belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga Tanjung Sengkuang.

“Yang kedua kalau persoalan mundur, jangankan dari warga di hadapan OPD kalau dari 15 yang kami janjikan tidak selesai, tidak perlu Amsakar Achmad meneruskan jabatan,” tegasnya.

Amsakar mengungkapkan, tender proyek untuk peningkatan infrastruktur air perpipaan ke Tanjung Sengkuang baru bisa dilaksanakn pada Februari nanti.

“Jadi butuh waktu empat bulan paling cepat. Sementara menuju ke tahapan itu, kami akan lakukan pengiriman armada ke lokasi bapak/ibu,” katanya mengakhiri tanggapan atas tiga tuntutan warga.

Selanjutnya giliran orator yang menanggapi respons Kepala BP Batam, hingga akhirnya menaikkan tensi di lokasi aksi.

Lihat Juga |  DPR Ramai-ramai Cecar Menteri KKP soal Aturan Ekspor Pasir Laut

“Izin kepada yang terhormat bapak Kepala BP Batam hari ini yang hanya bisa mengandalkan argumen, tapi kenyataan di lapangan…” ucap Syamsuddin.

Sontak Amsakar memprotes sambil menunjuk orator, “Bapak jangan menyerang personal, pak Syamsuddin. Bapak jangan menyerang personal”.

Akhirnya orang nomor satu di Batam itu sampai memaksa turun dari atas mobil tempatnya berbicara, memprotes orator yang dituding menyerang personal. Namun langkahnya ditahan oleh beberapa orang di sana.

Syamsudin menjawab bahwa tidak ada yang menyerang personal dalam penyampaian tuntutan aksi.

Namun kemudian, giliran Wakil Kepala BP Batam Li Caludia Chandra yang memprotes.

“Pak Syamsuddin, bapak titipan dari mana!” teriak Li Claudia dengan gestur menunjuk dan wajah dengan ekspresi yang sudah berubah.

“Tidak ada, tidak ada, kami murni,” jawab Syamsuddin.

Akhirnya Amsakar dan Li Claudia meninggalkan massa aksi, dan kembali ke gedung BP Batam.

Tak pelak, tidak tercapai solusi dalam pertemuan itu. Warga Tanjung Sengkuang gagal mendapat tanda tangan pimpinan BP Batam untuk surat berisi tuntutan yang telah mereka persiapkan.

Lihat Juga |  Desain Paspor Baru Diluncurkan 17 Agustus, Paspor Lama Tetap Berlaku

Sayangkan Arogansi BP Batam

Koordinator aksi sekaligus warga Tanjung Sengkuang, Harisdianto, menyayangkan adanya sikap yang dinilai arogansi dalam merespons aksi damai tersebut.

“Kita sangat menyayangkan sikap yang menurut kita arogan ditunjukkan oleh BP Batam, yang mana massa aksi masih stabil, tidak memancing suatu keributan,” katanya kepada BatamNow.com, Kamis (22/01/2026).

Ia mengapresiasi warga peserta aksi yang tidak terpancing atas tindakan pimpinan BP Batam.

Selanjutnya karena tidak ada solusi tercapai di Batam, kata Harisdianto, pihaknya akan coba menyampaikan masalah krisis air ini ke tingkat pusat.

“Kami akan berkirim surat dengan tuntutan tadi, entah itu melalui surat pos, atau melalui portal web, atau mungkin kami bisa saja langsung ke Jakarta,” jelasnya.

Usai dari BP Batam, warga bergerak ke kantor PT Air Batam Hilir yang letaknya tak jauh, masih di Batam Center. Di sana mereka juga membacakan Tritura untuk mitra BP Batam yang bertanggung jawab dalam pengoperasian dan perawatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Batam itu. (A)

Baca Juga

PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang

Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum

Wisudawan IPDN Akan Dilantik Mendagri. Alumni SMAN 1 Batam, Raih Peringkat Sepuluh Besar

Satgas Percepat Penanganan Kontainer Limbah di Batam

Bea Cukai Batam Ajak Media Kawal Penerimaan Negara

Editor 23/Jan/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Ekonomi & BisnisHukum & KriminalInternasionalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Dakwaan Dinilai Kabur dan Tak Ada Saksi Melihat Dugaan Pencabulan, PH Minta Perkara MI Batal Demi Hukum

Editor Oleh: Editor 11/Sep/2026
PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?