Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
Reading: Demo di BP Batam Memanas, Amsakar: Jangan Serang Personal, Li Claudia: Titipan dari Mana?
Notifikasi Lainnya
Terbaru
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
11/Jun/2026
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
11/Jun/2026
Perbaikan Pipa DN 800mm Belum Rampung hingga Siang Ini, Setelah Bocor Lagi Kemarin
11/Jun/2026
PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang
11/Jun/2026
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
11/Jun/2026
Indonesia News Now (NewsNow.ID)
  • Pilihan Redaksi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Humaniora
  • Kategori
    • Pilihan Redaksi
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Peristiwa
    • Humaniora
  • Berita Disimpan
  • Pers Indonesia
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
Ikuti Kami

Demo di BP Batam Memanas, Amsakar: Jangan Serang Personal, Li Claudia: Titipan dari Mana?

Oleh: Editor Terbit: 23/Jan/2026
Wakil Walikota Batam Ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra

Newsnow.id, Batam – Tensi aksi demonstrasi krisis air oleh warga Tanjung Sengkuang di depan Kantor BP Batam pada Kamis (22/01/2026) siang, sempat memanas.

Awalnya, ratusan warga tiba sekira pukul 12.30 WIB di depan gerbang BP Batam yang telah ditutup dan dijaga personel kepolisian serta Ditpam.

Selang beberapa waktu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan wakilnya Li Claudia Chandra keluar dari gedung dan menemui peserta aksi.

Tampak hadir juga Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono dan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Kemudian Amsakar yang berdiri di atas kap mesin bagian depan mobil polisi yang dilengkapi pengeras suara bersama Li Claudia di balik gerbang BP Batam, meminta perwakilan aksi untuk menyampaikan poin tuntutan.

Syamsuddin pun membacakan tiga tuntutan warga (Tritura) Tanjung Sengkuang: segera alirkan air bersih, keadilan dalam distribusi air, dan permintaan mundur dari jabatan bila tidak melaksanakan dua tuntutan warga.

Sebelum giliran Amsakar merespons tuntutan warga, massa aksi sempat protes ketika ada gestur menunjuk dari Li Claudia.

Lihat Juga |  Penahanan Lukas Enembe Diperpanjang Hingga 12 April
Wakil Walikota Batam Ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra

“Woi jangan nunjuk-nunjuk,” begitu suara teriakan dari barisan peserta demo.

Kemudian suasana kembali tenang, dan Amsakar menyampaikan tanggapannya.

“Pertama, soal pelayanan air bersih tidak ada perbedaan kita sama dengan lain warga sini,” katanya, lalu dibalas sorakan protes dari warga

Namun, lanjut Amsakar, masih ada 18 stressed-area termasuk Tanjung Sengkuang, yang aliran air perpipaannya belum terdistribusi secara normal.

Menurutnya sudah ada pengerahan armada truk air sebagai solusi sementara, meski memang belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga Tanjung Sengkuang.

“Yang kedua kalau persoalan mundur, jangankan dari warga di hadapan OPD kalau dari 15 yang kami janjikan tidak selesai, tidak perlu Amsakar Achmad meneruskan jabatan,” tegasnya.

Amsakar mengungkapkan, tender proyek untuk peningkatan infrastruktur air perpipaan ke Tanjung Sengkuang baru bisa dilaksanakn pada Februari nanti.

“Jadi butuh waktu empat bulan paling cepat. Sementara menuju ke tahapan itu, kami akan lakukan pengiriman armada ke lokasi bapak/ibu,” katanya mengakhiri tanggapan atas tiga tuntutan warga.

Selanjutnya giliran orator yang menanggapi respons Kepala BP Batam, hingga akhirnya menaikkan tensi di lokasi aksi.

Lihat Juga |  Kemenkeu Pecat Rafael Alun dan Copot Jabatan Eko Darmanto

“Izin kepada yang terhormat bapak Kepala BP Batam hari ini yang hanya bisa mengandalkan argumen, tapi kenyataan di lapangan…” ucap Syamsuddin.

Sontak Amsakar memprotes sambil menunjuk orator, “Bapak jangan menyerang personal, pak Syamsuddin. Bapak jangan menyerang personal”.

Akhirnya orang nomor satu di Batam itu sampai memaksa turun dari atas mobil tempatnya berbicara, memprotes orator yang dituding menyerang personal. Namun langkahnya ditahan oleh beberapa orang di sana.

Syamsudin menjawab bahwa tidak ada yang menyerang personal dalam penyampaian tuntutan aksi.

Namun kemudian, giliran Wakil Kepala BP Batam Li Caludia Chandra yang memprotes.

“Pak Syamsuddin, bapak titipan dari mana!” teriak Li Claudia dengan gestur menunjuk dan wajah dengan ekspresi yang sudah berubah.

“Tidak ada, tidak ada, kami murni,” jawab Syamsuddin.

Akhirnya Amsakar dan Li Claudia meninggalkan massa aksi, dan kembali ke gedung BP Batam.

Tak pelak, tidak tercapai solusi dalam pertemuan itu. Warga Tanjung Sengkuang gagal mendapat tanda tangan pimpinan BP Batam untuk surat berisi tuntutan yang telah mereka persiapkan.

Lihat Juga |  Bentrok Ratusan Pekerja PT GNI Sebabkan Tiga Orang Tewas: 1 TKA dan 2 TKI, Begini Kronologinya

Sayangkan Arogansi BP Batam

Koordinator aksi sekaligus warga Tanjung Sengkuang, Harisdianto, menyayangkan adanya sikap yang dinilai arogansi dalam merespons aksi damai tersebut.

“Kita sangat menyayangkan sikap yang menurut kita arogan ditunjukkan oleh BP Batam, yang mana massa aksi masih stabil, tidak memancing suatu keributan,” katanya kepada BatamNow.com, Kamis (22/01/2026).

Ia mengapresiasi warga peserta aksi yang tidak terpancing atas tindakan pimpinan BP Batam.

Selanjutnya karena tidak ada solusi tercapai di Batam, kata Harisdianto, pihaknya akan coba menyampaikan masalah krisis air ini ke tingkat pusat.

“Kami akan berkirim surat dengan tuntutan tadi, entah itu melalui surat pos, atau melalui portal web, atau mungkin kami bisa saja langsung ke Jakarta,” jelasnya.

Usai dari BP Batam, warga bergerak ke kantor PT Air Batam Hilir yang letaknya tak jauh, masih di Batam Center. Di sana mereka juga membacakan Tritura untuk mitra BP Batam yang bertanggung jawab dalam pengoperasian dan perawatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Batam itu. (A)

Baca Juga

Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri

Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

Perbaikan Pipa DN 800mm Belum Rampung hingga Siang Ini, Setelah Bocor Lagi Kemarin

PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang

Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.

Editor 23/Jan/2026
Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News
Hukum & KriminalPeristiwaPilihan RedaksiPolitik

Sidang Kasus Kematian LC di Batam: Saksi Sebut Ada Video Rekayasa Sebelum Korban Dianiaya

Editor Oleh: Editor 9/Jun/2026
PT ABHi Pastikan Pipa DN 800mm Kembali Bocor, Hingga Sore Belum Dapat Diperbaiki Masih Tergenang
Sosialisasi ORADO Indonesia di SMP Negeri 30 Batam Berlangsung Meriah, Ribuan Siswa Antusias Ikuti Edukasi, Rizki Faisal:Dukung Penuh.
Diduga Masalah Keluarga, Pelajar SMP di Nongsa Ditemukan Tewas Gantung Diri
Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM
- Advertisement -
Ad imageAd image

© 2022-2024 NewsNow.ID. All Rights Reserved.

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?